Ratusan Keluarga Masih Bertahan di Lereng Egon

Palce Amalo
25/7/2016 16:27
Ratusan Keluarga Masih Bertahan di Lereng Egon
(MI/Palce Amalo)

LEBIH dari 370 keluarga masih bertahan di tiga dusun di lereng selatan Gunung Egon di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (25/7).

Mereka belum diungsikan ke lokasi yang aman kendati bau belerang yang keluar dari kawah gunung mulai menyengat.

Ratusan warga tersebut itu berasal dari Dusun Lere, Welinwatut, dan Baokrengat, Desa Egon Gahar, Kecamatan Mapitara yang berjarak sekitar tiga kilometer dari kawah Egon.

Sesuai keterangan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka Bari Fernandes, bau belerang tercium sampai radius tiga kilometer dari kawah.

"Kami minta masyarakat tetap waspada," ujarnya.

Kendati belum ada evakuasi, Fernandes mengatakan telah mengeluarkan larangan kepada warga untuk tidak mendekati kawah atau beraktivitas di radius yang dilarang. Saat ini, pemeirntah masih menanti perkembangan aktivitas gunung tersebut dari Pos Pengamatan Gunung Egon.

Pada Januari 2016, sekitar 1.224 warga dari Desa Egon Gahar diungsikan setelah gunung tersebut naik status dari waspada menjadi siaga. Mereka menempati lokasi pengungsian Kantor Camat Matitara dan Aula Pasar Natakoli.

Warga kemudian dipulangkan setelah setelah status Egon diturunkan menjadi waspada. Status tersebut masih dipertahankan sampai saat ini. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya