Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARAU basah yang menyelimuti Pulau Bangka dan Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung menyebabkan harga sayur di daerah tersebut melonjak.
Deri Rahman, salah satu pedagang sayur di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, mengatakan sudah hampir seminggu ini harga sayur naik.
Hal itu, menurutnya, karena banyaknya hasil panen petani berkurang dengan curah hujan yang tinggi di musim kemarau. Selain itu. di musim kemarau basah, sambungnya banyak tanaman sayur petani yang terserang penyakit
"Memang hujannya tidak lebat tapi terus menerus sehingga mengurangi hasil sayur petani," kata Deri.
Deri menyebutkan, untuk sayur sawi dan bayam dari Rp5 ribu per ikat menjadi Rp8 ribu per ikat, kangkung dari Rp3.500 per ikat menjadi Rp6.500 perikat.
"Pasokan sayur sudah 2 hari ini berkurang sehingga harga sayur pun ikut naik," terangnya.
Di tempat terpisah, Fitrah, salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar Sungailiat, mengatakan kenaikan harga masih terjadi pada bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe besar, dan serta kentang.
Untuk bawang merah dari harga Rp45 ribu per kilo kembali bergerak ke Rp50 ribu per kilo, bawang putih dari Rp34 ribu menjadi Rp40 ribu per kilo, dan cabe rawit Rp45 ribu menjadi Rp55 ribu per kilo.
Harga cabe besar, lanjutnya, dari Rp30 ribu per kilo menjadi Rp38 ribu per kilo dan kentang dari Rp16 ribu per kilo menjadi Rp22 ribu per kilo.
"Kali ini yang paling terasa naik cabe rawit Rp10 ribu per kilo sedangkan bumbu dapur lainya hanya Rp5 ribu hingga Rp6 ribu per kilo," kata Fitrah. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved