Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DITANDAI penekanan tombol sirine, Presiden Joko Widodo, Kamis (21/7), meresmikan operasional bangunan terminal baru Bandar Udara (Bandara) Sultan Thaha Jambi yang selesai dibangun Desember 2015 lalu.
Dihadapan sejumlah petinggi negara dan Gubernur Jambi Zumi Zola, Jokowi mengaku cukup puas dengan kehadiran terminal terminal baru Bandara Sultan Thaha yang menghabiskan biaya sekitar Rp300 miliar tersebut.
Dikatakan Jokowi, kendati cukup representatif dan lebih menyamankan pengguna jasa penerbangan, untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Jambi maupun nasional, prasarana Bandara Sultan Thaha yang merupakan pilot project pengembangan bandar udara kecil di daerah perlu terus ditingkatkan dan diperluas.
Tidak hanya Bandara Sultan Thaha, beberapa bandara kecil yang ada di wilayah Jambi lainnya, yakni Bandara Bungo di Kabupaten Bungo dan Bandara (perintis) Depati Parbo di Kabupaten Kerinci, mesti diperluas dan dioptimalkan baik terminal maupun runwaynya pada tahun 2017.
"Saya perintahkan Menteri BUMN, Dirut Angkasa Pura yang rencananya akan memperluas pada 2019. Karena saya mendengar langsung dari Pak
Gubernur (Jambi) bahwa pertumbuhannya 27 persen per tahun. Ini harus diantisipasi maju jangan sampai penumpang sudah meluber baru dibangun," kata Presiden.
Jokowi mengingatkan, jangan sampai terjadi keterlambatan membangun karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi terus bergerak. Terutama dalam era persaingan global di lingkungan Masyarakat Ekonomi Asean maupun
yang tengah berjalan.
"Jangan terlambat, kita lihat Bandara Soekarno Hatta kita terlambat bangun sehingga mau naik antre 20 menit sampai setengah jam, mau turun
juga antre dulu. Keterlambatan itu tidak boleh terjadi di sini," tegas Presiden.
Pada kesempatan sama, Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan pihaknya akan terus berupaya mendorong pembangunan terminal bandara yang dimaksudkan Presiden Joko Widodo. Tidak hanya untuk keperluan mobilitas orang dan barang, Bandara Sultan Thaha diharapkan terwujud menjadi embarkasi haji.
Menurut Zumi, jumlah penumpang di Bandara Sultan Thaha pada 2010 mencapai lebih dari 986.000 orang dan pada 2015 meningkat lebih dari 24 persen. Padahal pada 2015 terjadi penurunan aktivitas penerqangan akibat kabut asap. Sementara semenjak kehadiran terminal baru, dalam semester pertama 2016 jumlah penumpang meningkat signifikan. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved