Pantai Selatan Sukabumi Kembali Diterjang Rob

Benny Bastiandy
21/7/2016 18:24
Pantai Selatan Sukabumi Kembali Diterjang Rob
(ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

BENCANA banjir rob di pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih terjadi sejak lima hari terakhir. Sejumlah bangunan dan fasilitas publik mengalami kerusakan akibat diterjang gelombang pasang.

Banjir rob melanda kawasan pesisir pantai selatan sejak Minggu (17/7). Selain bangunan liar di sempadan pantai, fasilitas jogging track di sejumlah titik dari Pantai Citepus hingga Cisolok rusak.

Warga setempat mulai dilanda kekhawatiran dengan cuaca ekstrem saat ini. Apalagi gelombang pasang disertai hujan deras dan angin kencang. "Pada Minggu air laut sempat meluap hingga ke badan jalan. Warung saya juga ikut rusak karena diterjang gelombang pasang. Belum lagi ada angin kencang dan hujan deras. Jadi takut melihat kondisi cuaca seperti itu," kata Aji, 40, salah seorang pemilik warung di Pantai Citepus, Kamis (21/7).

Bencana banjir rob tahun ini, lanjut Aji, terbilang lebih parah dibanding tahun sebelumnya. Bahkan, fasilitas jogging track yang baru selesai dibangun pemerintah tiga tahun lalu itu ikut terdampak.

"Lumayan panjang jogging track yang rusak. Waktu itu ketinggian pasir yang tumpah ke jalan mencapai tiga meter. Tapi sekarang cuma satu meteran," ucapnya.

Kondisi serupa dirasakan juga para pengasin ikan di Pantai Cipatugaran. Tempat menjemur ikan banyak yang rusak karena lokasinya berdekatan dengan pantai. "Tempat menjemur ikan rusak karena diterjang banjir rob," terang koordinator nelayan pengasin, Teli Supriatna.

Koordinator Forum Koordinator SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Pazri Assidieq mengatakan kondisi cuaca ekstrem saat ini perlu terus diwaspadai. Tidak hanya ancaman gelombang pasang, tapi juga di daratan angin berhembus kencang disertai hujan deras.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Andi Kusnandi, mengaku sudah menetapkan siaga banjir rob mengingat saat ini sejumlah pesisir selatan kembali diterjang bencana tersebut. Ketinggian gelombang laut mencapai 2-3 meter.

"Kita waspadai banjir rob. Warga diminta siaga. Kami juga selalu siap siaga," jelas Andi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya