PEMBANGUNAN kembali Pasar Klewer sisi barat yang terbakar pada akhir 2014 dimulai kemarin. Pasar terkenal di Kota Surakarta, Jawa Tengah, itu akan menjadi pasar semimodern.
"Rencananya, kami akan melengkapi Pasar Klewer dengan lift khusus barang serta travelator. Konsep bangunan baru Pasar Klewer nantinya memang akan semimodern untuk kenyamanan pedagang dan pengunjung," kata Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Pemerintah Kota Surakarta Subagiyo.
Selain itu, sejumlah fasilitas pengaman akan ditempatkan di beberapa titik bangunan. Di antaranya pompa hidran dan alat pemadam api ringan.
"Bentuk bangunannya juga khas Jawa dengan perpaduan arsitektur khas Keraton Surakarta. Bangunan baru ini akan didirikan setinggi empat lantai, yang terdiri atas basemen, semibasemen, lantai satu, dan lantai dua," sambungnya.
Pasar Klewer baru itu akan menyediakan kios dan los untuk 3.055 pedagang. Mereka terdiri atas pedagang yang sudah menempati kios sebelum terbakar, pedagang pelataran, pedagang renteng, dan para pedagang kaki lima di sekitar pasar.
"Pedagang renteng, pelataran, dan PKL bakal ditata di los yang berada di lantai semibasemen. Sementara itu, lantai satu dan lantai dua akan ditempati pedagang yang berjualan di kios lama. Lantai basemen diperuntukkan parkir kendaraan," lanjut Subagiyo.
Peresmian pembangunan Pasar Klewer, kemarin, ditandai dengan pengerukan tanah oleh Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dengan menggunakan alat berat. Tahap pertama proyek tersebut ditargetkan selesai pada Desember dengan nilai kontrak sekitar Rp59 miliar. Tahap pertama, pekerjaan dikhususkan kepada pembangunan struktur bangunan Pasar Klewer sisi barat. Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo berharap pedagang dan seluruh warga bisa mendukung kelancaran pembangunan kembali Pasar Klewer. "Jangan sampai proyek terhambat gara-gara kepentingan sesaat. Apalagi, pemkot juga masih harus mengawal permohonan bantuan dana proyek tahap kedua senilai sekitar Rp97 miliar," tegasnya.
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan berjanji akan membantu pembangunan dan revitalisasi 12 pasar rakyat yang terkena bencana dan kebakaran. Di antaranya Pasar Klewer dan Pasar Johar, Semarang.
"Pembangunan kembali Pasar Johar membutuhkan dana Rp27,1 miliar. Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Semarang telah menyiapkan dana Rp21,5 miliar dan sisanya Rp5,6 miliar akan dibantu Kementerian Perdagangan," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Srie Agustina.(WJ/HT/Ant/N-3)