Warga Masih Beraktivitas di Dekat Kawah Gunung Egon

Palce Amalo
21/7/2016 15:35
Warga Masih Beraktivitas di Dekat Kawah Gunung Egon
(Gunung Egon -- MI/Palce Amalo)

WARGA yang bermukim di lereng Gunung Egon di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur masih beraktivitas seperti biasa, kendati aktivitas gunung tersebut mulai menunjukkan peningkatan.

"Asap putih masih keluar dari kawah Gunung Egon. Kami juga merasakan getaran gempa dan mencium bau belerang," kata Matias Benge, warga Desa Egon Gahar, Kecamatan Mapitara, Kamis (21/7).

Desa Egon terletak di lereng selatan Gunung Egon, berjarak sekitar tiga kilometer dari bibir kawah.

Matias bersama warga lainnya bekerja seperti biasa di kebun karena belum ada larangan dari pemerintah daerah.

"Karena belum ada larangan, kami tetap pergi ke kebun," ujar Matias.

Menurutnya, asap putih keluar dari kawah Gunung Egon sejak tiga hari terakhir. Padahal warga tidak melihat asap di kawah sejak Januari 2016. Kendati begitu aktivitas warga di lereng gunung masih seperti biasanya.

"Sebaiknya, pemerintah melakukan sosialisasi sehingga masyarakat tahu perkembangan aktivitas gunung Egon," ujarnya.

Status Gunung Egon ditingkatkan jadi waspada sejak Desember 2015, kemudian ditingkatkan lagi menjadi siaga pada 13 Januari 2016 setelah terjadi gempa vulkanik sampai ratusan kali per hari.

Status Gunung Egon kemudian diturunkan jadi waspada pada 1 Februari 2016. Sampai Juli 2016, status tersebut belum dicabut. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya