Tebing Runtuh, Sawah Teruruk Tanah Longsor

(BB/MY/RS/YK/PT/LD/YH/N-2)
21/7/2016 01:30
Tebing Runtuh, Sawah Teruruk Tanah Longsor
(FOTO ANTARA/Anis Efizudin)

DAYA dukung lingkungan yang terus terkikis membuat warga menuai bencana saat hujan deras turun. Di Kampung Babakan Mini, Desa Nagrakjaya, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tebing Gunung Sapu runtuh. Tanah longsor itu mengakibatkan sawah 1 hektare tertimbun tanah, 5 rumah retak, dan kantor desa rusak. "Tebing yang longsor mencapai panjang 200 meter dan tinggi 85 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logsitik, BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo, (Rabu (20/7).

Lokasi bencana, lanjut dia, ialah daerah langganan tanah longsor dan pergerakan tanah. "Kami sering mengimbau warga untuk pindah, tapi mereka masih bertahan."
Hujan deras juga membuat jembatan penghubung antardesa di Dusun Tik Mantalai, Desa Rindu Hati, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu, hanyut diterjang banjir. Warga tidak lagi memiliki akses keluar-masuk dusun itu. Jembatan itu juga hubungkan sembilan desa. "Sebelumnya, kondisi jembatan memang sudah rusak parah. Meski sudah dilaporkan, Pemkab Bengkulu Tengah belum bergerak untuk merawat dan memperbaiki," kata Riskan, 44, warga. Objek wisata Tukad Unda, di Paksebali, Kabupaten Klungkung, Bali, pun terdampak hujan sehingga area parkir jebol. Longsoran sepanjang 5 meter dengan lebar 1,5 meter itu bisa membahayakan pengunjung. Di Bojonegoro, Jawa Timur, hujan deras disertai angin kencang membuat warga resah dan waspada.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya