Babi Hutan Serang Lahan Pertanian, Warga Siaga

Liliek Dharmawan
20/7/2016 20:10
Babi Hutan Serang Lahan Pertanian, Warga Siaga
(ANTARA)

KAWANAN babi hutan menyerang areal pertanian di sejumlah desa di Kecamatan Pekuncen dan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Kondisi itu membuat warga waspada dengan menjaga areal pertanian.

Desa-desa yang mendapat serangan babi hutan di Kecamatan Pekuncen adalah Desa Krajan, Tumiyang dan Glempang. Sedangkan di Kecamatan Cilongok, ada beberapa desa yang diserang babi hutan di antaranya adalah Gununglurah, Sambirata dan Sokawera. Ada puluhan hektare (ha) areal sawah dan perkebunan yang ditanami singkong, jagung, pisang dan palawija lainnya yang mengalami kerusakan.

Perangkat Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Agus Giniarso mengatakan
bahwa sudah beberapa pekan terakhir serangan babi hutan merajalela. "Ada hektaran lahan di Desa Krajan yang rusak akibat serangan babi hutan. Biasanya, serangan dilakukan lebih dari lima ekor babi hutan. Karena itu, mulai sekarang kami waspada dengan berjaga-jaga. Kami menggunakan meriam bambu dan bunyi-buyian keras lainnya untuk mengusir babi hutan," ujar Agus, Rabu (20/7).

Dengan langkah seperti itu, maka diharapkan serangan babi hutan akan dapat diminimalkan. "Namun demikian, itu tidak bisa dilakukan seorang atau dua orang warga, melainkan melibatkan lebih banyak penduduk," katanya.

Sementara Penyuluh Kehutanan Wahyono mengatakan merambahnya kawabab babi hutan merupakan fase lanjutan musim kawin pada Juli hingga Agustus. "Babi hutan mencari tempat mukim koloni baru. Karena itu, kami berharap warga juga bersama-sama menghalau babi hutan dengan kentongan dan meriam bambu. Bisa juga dengan perangkap atau perburuan massal," tambahnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya