Kawanan Beruang Masuki Permukiman Penduduk

Deni Aryanto
20/7/2016 19:59
Kawanan Beruang Masuki Permukiman Penduduk
(ANTARA)

DIDUGA karena kekurangan makanan, kawanan beruang madu dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam menyatroni permukiman penduduk di Desa Riam Pinang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel, Lukito Andi, Rabu (20/7), mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk menangani kasus masuknya kawanan beruang ke permukiman yang meresahkan masyarakat ini.

"Tim akan menelusuri jejak kawanan beruang madu dankemudian akan mendirikan pos-pos pemantauan," tuturnya.

Selanjutnya, BKSDA akan menaruh makanan pada jalur yang biasa dilewati kawanan beruang madu, agar tidak turun ke permukiman warga. Beberapa waktu terakhir, kawanan beruang yang berjumlah enam ekor turun ke permukiman warga di Desa Riam Pinang, Kabupaten Tanah Laut.

Kasus serupa juga pernah terjadi di Desa Kiram, Kabupaten Banjar. Bahkan, beruang madu ini beberapa kali menyerang warga yang sedang berada di perkebunan karet.

Kasus ini diduga karena semakinberkurangnya sumber makanan beruang madu yang ada di kawasan Tahura Sultan Adam. Degradasi kawasan hutan baik akibat penggundulan maupun kebakaran, memicu turunnya hewan liar ke permukiman penduduk.

Kepala Bidang Kelembagaan Badan Pengelola DAS Barito, Sutisna mengatakan kondisi kerusakan hutan dan hilangnya sumber makanan hewan di dalam hutan menjadi pemicu turunnya hewan liar ke permukiman penduduk.

"Sebenarnya alamiasaja, jika habitatnya rusak dan sumber makanan berkurang maka hewan akanmencari makanan di lokasi lain, termasuk turun ke permukiman penduduk," tuturnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya