Puntung Rokok Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Pasar Raya Solok

Yose Hendra
19/7/2016 19:17
Puntung Rokok Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Pasar Raya Solok
(Ilustrasi MI)

SEJUMLAH tempat berjualan di Pasar Raya Solok, Sumatra Barat, dilalap si jago merah, Senin (18/7).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Solok Ori Affilo mengatakan kebakaran di Blok A Lantai I Pasar Raya Solok. Ia mengemukakan, api menghanguskan 3 toko, 7 lapak, 4 kios, 4 peti reparasi arloji.

Untuk memadamkan api, dikatakan Ori, diterjunkan 9 armada mobil pemadam kebakaran. Rinciannya adalah 3 armada dari Kota Solok, 3 dari Kabupaten Solok, 1 Kota Padang Panjang, 1 Kota Payakumbuh, dan 1 Tanah Datar.

"Personel 50 orang di bawah koordinasi BPBD. Dan juga ada bantuan dari Polisi PP, TNI, dan Polri," ujar Ori.

Ia mengaku, pihaknya berhasil memadamkan api lebih kurang 1 jam. Akibat kejadian ini, jelasnya, kerugian ditaksir sekitar Rp500 juta.Menurut Ori, kebakaran dicurigai akibat api punting rokok sekelompok gembel yang nongkrong di lokasi tersebut.

"Info dari berbagai sumber yang kita kumpulkan, sekelompok gembel yang biasa mengisap lem nongkrong disana sebelum kejadian," tandasnya.

Namun, untuk kepastian penyebab kebakaran, Ori menuturkan, sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian untuk menyelidiki.

Pasar Raya Solok sudah sering dilanda kebakaran. Sebelumnya, kebakaran terjadi dua kali di tahun 2014 yakni Juli dan Agustus. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya