Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
GANTUNGKAN cita-citamu setinggi langit. Kata-kata itulah yang selalu memompa semangat Wiskha Al Hafiidh Suskalanggeng, pemuda asal Sleman, Yogyakarta, dalam meraih cita-citanya sebagai dokter.
Pemuda yang biasa disapa Wiskha ini baru saja diterima di Fakultas Kedokteran UGM melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri (SBMPTN), Juni silam.
Walau terlahir sebagai anak dari pengumpul barang bekas, semangat Wiskha untuk belajar dan menggapai impiannya menjadi seorang dokter tak pernah padam. Lewat ketekunan dan kerja kerasnya, Wiskha berhasil membuat kedua orangtuanya bangga.
Wiskha sempat tak percaya kalau dirinya bisa masuk ke fakultas favorit di UGM, karena awalnya, ia ragu pada pilihannya menjadi dokter. Sebab, selain jurusan ini sangat banyak peminatnya, biaya yang harus dikeluarkan sangat tinggi. Padahal, sang ayah, Permana Suskalanggeng, hanyalah pengumpul barang rongsokan yang berpenghasilan di bawah satu juta per bulan.
"Saya sempat ikut jalur SNMPTN tapi gagal. Ibu saya terus meyakinkan dan menyemangati saya untuk ikut SBMPTN. Saya langsung belajar giat agar lolos dan akhirnya impian saya sebentar lagi tercapai," ujar Wiskha di Yogyakarta, Sabtu (16/7/2016).
Sus, sapaan ayahnya, bercerita kondisi ekonomi keluarganya yang sangat sulit. Pekerjaannya yang hanya berkeliling kampung dengan motor bututnya untuk mencari rongsokan atau memungut sampah di rumah-rumah warga, sangat jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Terkadang, ia harus bekerja serabutan memberikan tenaganya membantu tetangga.
"Kami tinggal di rumah saudara. Dia sekarang merantau ke Kalimantan. Saya diminta ngerawat rumahnya," kata Sus yang berpenghasilan rata-rata Rp900 ribu.
Beruntung ketiga anaknya rajin dan cerdas. Sehingga mereka bertiga mendapat bantuan untuk biaya sekolah di semua jenjang pendidikan.
Sus mengatakan, sejak kecil Wiskha rajin dan tekun belajar. Ia sering menjadi juara kelas. Bahkan, Wiskha lulus SMA dengan nilai tertinggi se-SMA 1 Sleman dan nomor empat se-DIY. Wiskha juga sempat meraih juara 2 Olimpiade Fisika se-Jawa & Bali pada 2015.
Sus dan istri kini berharap Wiskha bisa mendapat bantuan atau beasiswa untuk biaya kuliah, karena mereka ingin anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik. Sementara, Wiskha kini tengah berusaha untuk mendapatkan beasiswa Bidikmisi agar dibebaskan dari biaya perkuliahan.(MTVN/OL-06)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved