Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Aksara Medan

Antara
14/7/2016 22:42
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Aksara Medan
(ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

WAKIL Kapolda Sumatra Utara Brigjen Pol Adhi Prawoto mengatakan, keinginannya melihat langsung lokasi kebakaran Pasar Aksara dan Plaza Ramayana untuk mengetahui kondisi dan penyebab kebakaran yang dikatakannya masih tahap penyelidikan.

"Selain itu, kebakaran gedung tersebut telah ditangani oleh Tim Labfor (Laboratorium Forensik)," katanya kepada wartawan, Kamis (14/7), seusai meninjau lokasi kebakaran di Jalan HM Yamin, Medan.

Saat terjadi kebakaran itu, Selasa (12/7) siang, menurut Wakapolda, dia melihat dari dalam pesawat helikopter, dan memang apinya cukup besar. "Jadi, hasil sementara kebakaran itu, dan nantinya akan disampaikan Tim Labfor," kata Brigjen Prawoto.

Wakapolda juga menegaskan kepada personel Polsek Percut Sei Tuan, supaya menjaga lokasi gedung dengan ekstra untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita juga memerintahkan Polsek untuk benar-benar menjaga kawasan gedung
yang terbakar, karena masih banyak terdapat brankas milik para pedagang," kata jenderal bintang satu itu.

Ia mengatakan, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian besar dan berdampak matinya perekonomian bagi para pedagang. "Insiden kebakaran Pasar Aksara dan Plaza Ramayana juga menghebohkan, serta mengejutkan berbagai pihak," katanya.

Kepala Labfor Cabang Medan, Haris Aksara, mengatakan, pihaknya belum mengetahui hasil dari penyebab kebakaran tersebut. Sebab, menurut dia, saat ini situasi keadaan di dalam gedung masih berbahaya.

"Kita sudah pantau, kondisi masih berbahaya dan belum bisa kita olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tapi sudah kita siapkan alat," ujar Haris.

Ia mengatakan, nanti kalau sudah kondusif dan aman, secepatnya dilakukan olah TKP. Karena, sebagian gedung memang ada yang tidak memungkinkan, seperti di lantai II yang masih berbahaya. "Jadi kita pikirkan dulu keamanan anggota," ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk memastikan penyebab kebakaran atau hasil yang diperoleh dari olah TKP dan penyelidikan akan selesai sekitar 2 pekan mendatang. "Lebih cepat dan lebih bagus," katanya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya