Bom Bekas Konflik Aceh Meledak, Tewaskan Seorang Bocah

Amiruddin Abdullah Reubee
14/7/2016 22:09
Bom Bekas Konflik Aceh Meledak, Tewaskan Seorang Bocah
(ANTARA FOTO/Rahmad)

BAYDARUS bin Syukri, 16, warga Desa Cot Seutui, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, tewas mengenaskan setelah terkena serpihan bom, pada Kamis (14/7).

Siswa kelas III SMP Negeri 2 Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, itu diduga meninggal karena mengutak-atik bahan peledak sisa konflik Aceh 11 tahun lalu yang baru ditemukannya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa nahas itu berawal ketika Baydarus menemukan sebuah bom yang ternyata masih aktif. Senjata perang itu dibawa korban ke dalam kandang ayam di pekarangan rumahnya.

Karena penasaran, Baidarus mengutak-atik bom yang diduga jenis granat tersebut. Besar kemungkinan ada terjadi benturan sehingga mesiu di dalamnya bereaksi dan langsung meledak.

Indikasi itu diperkuat karena ada beberapa bahan yang ditemukan dekat mayat korban, misalnya tang, tali tangki semprot (tabung semprot tanaman), pipa besi, teko air, dan seng berlubang bekas terkena serpihan bom.

Kapolres Pidie AKBP Muhammad Ali Khadafi mengatakan, akibat ledakan dahsyat hingga radius sekitar 300 meter itu, badan Baydarus remuk pada bagian depan dan perut sobek. Lalu pergelangan tangan kirinya putus.

Orangtua Syukri yang sedang berada di sawah tidak jauh dari kandang ayam, karena mendengar suara ledakan mirip bom langsung bergegas pulang ke tumah. Begitu tiba di pekarangan rumahnya yang sudah berantakan, sang ayah mendapati anak yang dikenal disiplin, rajin sekolah, serta penurut itu sudah tidak bernyawa lagi.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah korban seraya mendapat pertolongan dari warga sekitar.

Catatan Media Indonesia, kasus ledakan berbagai jenis bom bekas konflik bersenjata di Aceh sering ditemukan setelah perjanjian perdamaian RI-GAM sejak 15 Agustus 2005.

Sebagian ledakan itu mengakibatkan korban jiwa dan sebagian lainnya berhasil dijinakkan aparat keamanan. Paling sering ditemukan bahan berbahan jenis bom itu antara lain di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie, dan Kabupaten Aceh Besar. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya