Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA empat parpol akan mendukung kembali Bupati Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Eliaser Yentji Sunur, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Makarius Dolu mengatakan, Eliaser akan diusung Partai NasDem, PKPI, Hanura, dan PPP dalam Pilkada 2017. Namun, dukungan tersebut belum dideklarasikan. Kabupaten Lembata merupakan salah satu dari tiga kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017, selain Flores Timur dan Kota Kupang.
Dalam pilkada lima tahun silam, Eliaser dan Wakil Bupati Lembata Viktor Mado Watun diajukan oleh PDIP. Hanya, pasangan ini dipastikan tidak akan bersatu kembali. Bahkan, Viktor pernah menolak bila diajukan berpasangan kembali. Alasannya, hubungan mereka tidak harmonis sejak dilantik. Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT Ferdinand Oraleu di Kupang mengatakan, Partai Demokrat membangun koalisi dengan Partai Golkar untuk mengusung pasangan Lukas Witak- Ferdinand Oraleu sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata.
"Untuk Lembata sudah diusulkan ke DPP untuk ditetapkan," katanya. Untuk di Flores Timur, lanjut dia, Partai Demokrat berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung pasangan Anton Doni Dihen-Rut Wungubelen sebagai calon bupati dan wakil bupati.
Anton Doni Dihen ialah Wakil Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa, sedangkan Rut Wungubelen ialah Ketua DPC Partai Demokrat Flores Timur. Sementara itu, Panitia khusus DPRD Kota Sukabumi, Jawa Barat, mempertanyakan pengajuan anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2018 sebesar Rp20 miliar.
"Anggaran pelaksanaan yang diajukan itu sebesar Rp20 miliar. Sebesar Rp16,5 miliar untuk KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan sisanya sekitar Rp3 miliar lebih untuk Panwaslu. Kami nilai ini terlalu besar," kata Wakil Ketua Pansus Dana Cadangan Pilkada Rojab Asy'ari.
Dengan alokasi anggaran pelaksanaan pilkada sebesar Rp16,5 miliar dan jumlah pemilih sekitar 300 ribu orang, indeks rata-rata setiap pemilih sebesar Rp55 ribu. "Di Kabupaten Bandung, misalnya. Indeks rata-ratanya sebesar Rp19 ribu per pemilih. Di Kabupaten Sukabumi juga indeks rata-ratanya hanya Rp25 ribu per pemilih. Makanya, indeks rata-rata di Kota Sukabumi sebesar Rp55 ribu per pemilih itu sangat besar."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved