Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Fery Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur menutup sementara seluruh rute
pelayaran akibat cuaca buruk.
Penutupan pelayaran mulai Kamis (14/7) namun hanya berlaku untuk tiga rute yakni Kupang-Rote, Sabu-Kupang, dan Waingapu-Sabu-Kupang. Sedangkan penutupan total pelayaran baru berlaku Jumat (15/7) hingga cuaca kembali normal. ASDP Kupang mengoperasikan 11 kapal yang melayari sekitar 23 rute pelayaran.
Sesuai laporan BMKG Stasiun El Tari Kupang, tinggi gelombang di perairan berkisar 3-5 meter dan kecepatan angin antara 10-25 knot. Kondisi cuaca seperti ini membahayakan pelayaran.
General Manager PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Kupang Arnoldus Yansen mengatakan pelayaran yang tutup pada Kamis yakni rute Kupang-Rote (pp) yang dilayari Kapal Motor (KM) Ranaka, dan rute Sabu-Kupang yang dilayari KM Ile Labalekan.
Dua kapal tersebut sampai pukul 08.00 Wita masih sandar di pelabuhan Pelanyeberangan Bolok. "Pelayaran ke Larantuka (Flores Timur) dan Aimere (Kabupaten Nagekeo) tetap beroperasi," katanya.
Sesuai jadwal, tiga kapal yang berlayar pada Jumat, sudah dilarang tidak berlayar yakni KM Ile Mandiri rute Larantuka-Kupang, KM Ine Rie II rute Maumere-Pemana pp dan Maumere-Adonara-Larantuka-Kupang, serta KM Umakalada,rute Sabu-Kupang
Penutupan sementara pelayaran sempat memicu penumpukan penumpang di pelabuhan, namun mereka kemudian memilih pulang ke rumah masing-masing. Di terminal keberangkatan juga terlihat antrean puluhan truk ekspedisi yang mengangkut barang kelontong dan bahan bangunan tujuan Pulau Rote.
Gelombang tinggi di perairan NTT tersebut terjadi di Selat Pukuafu hingga perairan Pulau Rote antara 1,5-4 meter, Laut Sawu antara 2-4 meter. Selanjutnya tinggi gelombang di Selat Sumba antara 1,5-2,5 meter, Laut Timor 2,5-5 meter, perairan selatan Sumba antara 1,5-3 meter, Samudera Hindia selatan NTT antara 2,5-5 meter.
Sementara itu, KM Ine Rie II dijadwalkan tetap berlayar dari Kupang menuju Aimere kemudian melanjutkan pelayaran ke Waingapu, Sumba Timur. Kapal lainnya, KM Uma Kalada berlayar dari Maumere tujua Pulau Palue, dan KM Ile Ape yang berlayar dari Waingapu-Ende.
Arnoldus mengatakan ASDP tidak akan mengambil risiko dengan memberangkatkan kapal saat terjadi cauca buruk di laut. "Jika terjadi cuaca buruk, pelayaran dihentikan. Kapal kembali dioperasikan setelah cuaca kembali normal, katanya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved