ANTREAN kendaraan pribadi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, kemarin, mulai ramai. Gelombang arus balik pemudik dari Sumatra ke Jawa tersebut diprediksi terjadi hari ini (22/7) hingga Sabtu (25/7) atau dua hari menjelang masuk sekolah. Menurut GM Operasional Pelabuhan Bakauheni, Heru, sebanyak 21.346 orang telah menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten.
Kendaraan roda dua mencapai 3.794 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 1.882 unit. "Puncak arus balik diperkirakan hingga 25 Juli." Di Terminal Induk Rajabasa pun demikian. Penumpang tujuan Jawa mencapai sekitar 5.000 orang yang transit di terminal tersebut. Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, otoritas terminal menyiapkan 70 bus tambahan.
Arus balik dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, kemarin juga mengalami lonjakan terutama kendaraan pribadi. "Kendaraan roda empat mencapai 5.169 unit dan sepeda motor 6.751 unit," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Gilimanuk, Wahyudi Susianto.
Sebaliknya, arus balik wisatawan dari Bali tujuan Jawa juga mengalami peningkatan. Jumlahnya mencapai 34.343 orang, sepeda motor 2.049 unit, dan kendaraan roda empat 5.175 unit. Arus balik penumpang dari Kupang, NTT, ke sejumlah daerah melalui Pelabuhan Penyeberangan Bolok mencapai puncaknya kemarin.
Ribuan penumpang ditambah 350 sepeda motor dan 28 mobil diangkut lima kapal, yakni Kapal Motor (KM) Uma Kalada dan KM Ranaka tujuan Pulau Rote, KM Balibo tujuan Flores Timur, KM Ile Mandiri tujuan Aimere, dan KM Ine Rie II tujuan Alor. KM Ine Rie II bertolak sekitar pukul 12.00 Wita. Kapal sandar di Alor hari ini sekitar pukul 03.00.
Selanjutnya KM Balibo tujuan Flores Timur bertolak sekitar pukul 14.00. Peningkatan arus balik juga terjadi di Bandara El Tari, Kupang. Sesuai catatan petugas Pos Mudik Lebaran Bandara El Tari, penumpang yang mendarat kemarin mencapai 2.700 orang. "Puncak arus mudik terjadi kemarin karena pada hari ini seluruh pegawai kembali masuk kantor," kata Kepala Pos Mudik Lebaran Bandara El Tari, Gabriel Keraf.