Arus Balik Mulai Meningkat Tajam

MI/YK/BK/AD/DG/BB/M-2
21/7/2015 00:00
Arus Balik Mulai Meningkat Tajam
(ANTARA FOTO/Jafkhairi)
ARUS balik Lebaran yang mulai terasa di sejumlah ruas jalan di Tanah Air menunjukkan peningkatan. Tingginya volume kendaraan terlihat di sepanjang jalur Cianjur menuju ke Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada H+3 Idul Fitri 1436 Hijriah, kemarin. Hal itu membuat arus lalu lintas macet.

Kondisi serupa terjadi pada H+1 saat kepadatan kendaraan terjadi dari arah Bogor ke Cianjur ataupun sebaliknya. Meskipun pihak kepolisian melakukan buka-tutup jalur, hal itu tidak banyak membantu mengurai kemacetan. Hal itu disebabkan banyaknya sepeda motor dan kendaraan pribadi serta umum yang berada di jalan.

Seorang kondektur bus mengaku sudah 10 jam di jalan dari Bogor ke Cianjur. Sekitar pukul 18.30 WIB, ia masih berada di daerah Pacet. "Tidak tahu jam berapa sampai di Cianjur saat ini saja masih di Pacet. Sudah sekitar 10 jam berada di jalan," kata kondektur yang tidak mau menyebut namanya itu.

Pemandangan serupa juga terlihat di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Arus kendaraan yang akan meninggalkan Lembang padat merayap. Berdasarkan pantauan, kepadatan arus kendaraan sudah terjadi sejak pertigaan Panorama sampai Terminal Ledeng, Kota Bandung. Arus balik dari arah selatan Jawa Barat mengalami kepadatan di jalur Lingkar Gentong baru menuju arah Bandung.

Hal tersebut terjadi pada pukul 12.00 WIB memasuki H+3 Lebaran. "Arus balik dari arah Gentong Tasikmalaya menuju Garut arah Bandung dipadati kendaraan bermotor dan kendaraan pribadi dengan nopol D, B dan H, A dan T serta AB dengan kecepatan lambat beriringan," ujar Kasatlantas Polresta AK Suharto.

Peningkatan arus balik di jalur selatan Jawa Barat akan terus terjadi hingga malam dan besok hari. Kini arus lalu lintas yang akan menuju arah selatan telah dilimpahkan ke jalur alternatif Ir Juanda menuju arah Singaparna arah Garut. "Anggota telah mengalihkan arus ke jalur alternatif Ir Juanda arah Singaparna menuju Garut, pengalihan dimulai dari Simpang Jati," katanya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya