Ngalap Berkah Ketupat Eyang Sidoguro

(JS/UL/YK/AB/N-4)
14/7/2016 03:30
Ngalap Berkah Ketupat Eyang Sidoguro
(MI/Djoko Sardjono)

SEBANYAK 16 gunungan ketupat ludes diserbu pengunjung puncak perayaan syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (13/7). Puncak perayaan syawalan yang diperingati tujuh hari setelah Idul Fitri itu dihadiri ribuan orang, termasuk di antaranya turis dari Korea dan Hongaria. Setelah pembacaan doa selesai, pengunjung yang sejak pagi memadati taman Bukit Sidoguro langsung menyerbu gunungan ketupat hingga ludes hanya dalam waktu singkat.

Dari 37 gunungan, hanya 16 gunungan yang diperebutkan pengunjung. Panitia perayaan tradisi syawalan juga menyiapkan 5.000 boks ketupat sayur siap saji. Salah satu pengunjung, Suyadi, 45, asal Jatinom, mengaku datang ke acara puncak perayaan syawalan di Jombor Permai itu untuk ngalap berkah ketupat Eyang Sidoguro. "Tidak untuk dimakan, Pak! Ketupat berkah ini nanti saya taruh di pintu masuk rumah untuk pelindung dan keselamatan keluarga," jelasnya. Hal senada dikemukakan Waginem, 50, yang beruntung mendapat empat ketupat.

Menurut warga Jogonalan, Klaten, itu, ketupat akan ditanam di lahan sawah untuk tolak hama. Tradisi syawalan atau Lebaran Kupat juga dilakukan masyarakat Cirebon di Jawa Barat, dengan berziarah ke makam Sunan Gunung Jati atau dikenal juga dengan Syekh Syarief Hidayatullah bersama dengan sultan dan kerabat Keraton Kanoman. Saat jeda istirahat, sultan mencicipi hidangan yang disediakan. Saat itu juga ratusan pengunjung ikut berebut makanan serta hidangan yang dimakan sultan dan kerabatnya.

Seusai perjamuan makan, sultan melakukan tradisi surak atau membagikan uang kepada warga. Masyarakat di pantai utara Jawa juga memiliki tradisi kupatan yang disebut dengan riyoyo kupatan atau hari raya ketupat. Namun, tradisi itu terakhir kali dilaksanakan pada 2010. Oleh Bupati Fadeli, tradisi kupatan tahun ini akan dilakukan Kamis (14/7) pagi di kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL), Jawa Timur, dalam sebuah ajang bernama Festival Kupatan Tanjung Kodok.

"Untuk mengenang syiar Sunan Drajat dan Sunan Sendang Dhuwur," tutur Kabag Humas dan Infokom Sugeng Widodo.
Sementara itu, masyarakat pesisir Kabupaten Pasuruan, Jatim, melaksanakan Lebaran Ketupat dengan menggelar lomba tradisional skilot atau meluncur di atas lumpur tambak, Rabu (13/7). Para nelayan bersama keluarga mereka menaiki perahu untuk menggelar petik laut dengan ritual larung sesaji ke tengah lautan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya