Stok Darah di PMI Temanggung Kosong

Tosiani
13/7/2016 18:07
Stok Darah di PMI Temanggung Kosong
(ANTARA)

SELAMA musim mudik dan balik lebaran, permintaan darah sangat tinggi. Kondisi ini membuat Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Temanggung, Jawa Tengah amat kekurangan pasokan darah. Bahkan, Rabu (13/7) stok darah kosong.

Kasi Administrasi dan Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D) PMI Temanggung, Tasrif mengatakan sebenarnya masih ada stok darah A sebanyak delapan kantong, darah B dan AB masing-masing tiga kantong, dan stok darah O ada enam kantong. Namun semua stok darah itu sudah terpakai lantaran tingginya permintaan darah.

"Kami sudah berusaha menghubungi pos-pos donor, namun saat ini masih belum bisa karena masih dalam suasana lebaran. Pos donor baru bisa menyuplai darah pada Jumat (15/7). Jadi terpaksa kami harus meminta donor pengganti," kata Tasrif, Rabu (13/7).

Disebutkan, PMI Temanggung memiliki pos-pos darah yang tersebar di 20 kecamatan. Terdiri dari masyarakat pendonor, komunitas-komunitas, gereja, vihara, dan Kodim 0706. Dari pos darah itu terdapat hampir 1.000 orang donor hidup. Namun karena mereka hanya bisa donor setelah tiga bulan, maka waktu donor terbatas.

Sebenarnya, kata tasrif, pada awal bulan PMI Temanggung sudah mendapat suplai darah dari Malang sebanyak 100 kantong. Terdiri dari golongan darah A sebanyak 40 kantong, golongan darah O ada 50 kantong, dan golongan darah AB sejumlah 10 kantong. Jumlah itu masih ditambah pasokan darah B dari donor hidup Temanggung sebanyak 30 kantong.

"Namun tingginya permintaan darah membuat stok darah itu cepat habis. Apalagi kami juga mendapat permintaan darah dari luar daerah seperti Yogyakarta, Semarang, Wonosobo, Magelang, dan Temanggung. Untuk permintaan dari luar daerah harus bawa donor hidup 3-4 sekali donor," kata Tasrif.

Dikatakan, tingginya permintaan darah mulai dirasakan sejak diberlakukan BPJS. Naiknya permintaan bisa 50-75 persen dari saat normal.

Namun pada musim mudik ini, ada tambahan permintaan lagi hingga 10 persen, jadi permintaannya sangat tinggi. Mungkin karena pada arus mudik dan balik lebaran ini banyak terjadi kecelakaan dan orang sakit yang membutuhkan darah.

"Kami mohon supaya masyarakat pendonor segera mendonorkan darahnya karena stok sangat kurang," ujar Tasrif. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya