Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Capai 1.321 Hektare

Rudy Kurniawansyah
13/7/2016 18:01
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Capai 1.321 Hektare
(ANTARA)

WAKIL Komandan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Riau Edwar Sanger mengatakan hingga kini luas kebakaran hutan dan lahan di Riau diperkirakan sudah mencapai 1.320,9 hektare.

Data yang dihimpun dari Tim Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau itu juga menyebutkan kebakaran tersebar hampir di 12 daerah Kabupaten dan Kota di Riau.

"Adapun data sementara luas kebakaran hutan dan lahan dari grup Karhutla Riau saat sudah mencapai 1.507,1 hektare. Tim satgas siaga darurat terus melakukan pemantauan dan pemadaman baik melalui darat dan udara," jelas Edwar yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Rabu (13/7).

Ia menjelaskan, saat ini tim satgas sedang melakukan patroli udara ke kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Selain itu, tim gabungan dari unsur TNI dan Polri itu juga melaksanakan sosialisasi Karhutla ke Kabupaten Siak.

"Pemadaman lewat udara atau water bombing juga terus dilakukan. Diantaranya menggunakan Air Tractor (VH-NWU) dengan kapasitas 2 sortie 6.200 liter di Harapan Jaya, Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir sudah 75x sortie atau sekitar 229.400 liter. Kemudian Air Tractor (VW-AWU) 2 sortie 6.200 ltr di Harapan Jaya, Tempuling sudah 63x sortie, 192.200 liter. Heli UR-CMI (BNPB) 2 sortie 75x WB 285.000 liter. Di Siak Kecil Bengkalis sudah 1.171 sortie, 4.449.800 liter. Heli UR-CMT (BNPB) Standby sudah 481 kali sortie, 1.827.800 liter. Superpuma (PK-DAN) sudah 1.291 kali sortie, 5.164.000 liter," papar Edwar.

Dia menambahkan, sejauh ini pantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) untuk mendeteksi kualitas udara akibat kabut asap kebakaran lahan masih tergolong baik. Diantaranya ISPU Rumbai (33), Minas (26), Duri Camp (27), Duri Field (64), Dumai (14), Bangko (17), dan Libo (32). (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya