Bocah Obesitas Asal Karawang Ingin Kembali Sekolah

Roni Kurniawan
13/7/2016 08:04
Bocah Obesitas Asal Karawang Ingin Kembali Sekolah
(AFP PHOTO / MAHENDRA)

ARYA Permana tampak ceria saat menjalani penanganan medis untuk menurunkan bobot tubuhnya ke ukuran normal sebagai anak berusia 10 tahun. Tapi, sesekali bocah yang mengalami obesitas itu minta pulang ke rumahnya di Karawang, Jawa Barat.

Saat ditemui di lantai 2 Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jabar, Selasa (12/7), Arya tampak asyik dengan mainan-mainannya. Beberapa mainan diberikan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

"Alhamdulillah dia ceria, apalagi ada mainannya. Tapi sesekali ia minta pulang," kata Ade Somantri, orangtua Arya, saat ditemui di RSHS Bandung.

Arya pun, ujar Ade, ingin segera kembali ke sekolah. Ia ingin kembali belajar, berkumpul, dan bermain bersama teman-temannya di sekolah.

Dalam setahun terakhir, Arya tidak bisa menuntut ilmu di sekolah. Sebab bobot tubuh 160 kilogram menghalangi gerakan dan aktivitasnya.

Jarak sekolah dari rumahnya hanya kurang lebih 60 meter. Namun apa daya, Arya hanya mampu melangkahkan kaki lebih dari 20 meter. Lantaran itu, pendidikan Arya berhenti di bangku kelas empat SD.

"Kalau berjalan jauh, dia kecapaian, suka ingin muntah, dan sesak napas juga," kata Ade.

Padahal, ungkap Ade, Arya tergolong berprestasi. Selama duduk di bangku kelas 1 dan 2, Arya kerap meraih juara pertama.

Tampaknya itu bukan sekadar keinginan. Sebab Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Jabar pun berkoordinasi agar Arya dapat kembali bersekolah.

"Caranya mungkin mendatangkan guru baik saat ini di RSHS atau nanti pada saat dia sudah ada di rumah," kata Kepala Dinkes Jabar Alma Lucyati saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya