Berebut Lahan, Warga Dua Kampung Sarmi Papua Bentrok

Antara
12/7/2016 22:48
Berebut Lahan, Warga Dua Kampung Sarmi Papua Bentrok
(FOTO ANTARA/Spedy Paereng)

WARGA antara Kampung Kaptiau, Distrik Sarmi Timur Jauh dan Kampung Mawesday, Distrik Bonggo Timur, Kabupaten Sarmi, Papua, pada Selasa (12/7) sore, dikabarkan bentrok karena persoalan tapal batas tanah.

Aser Yambai, salah satu tokoh masyarakat di Bonggo, yang berhasil dihubungi pada Selasa malam, mengatakan pertikaian kedua kampung itu telah memakan korban dan merembet ke kampung tetangga.

"Seorang warga kena panah sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat persoalan tanah di Kampung Kaptiau," katanya melalui telepon seluler.

Menurut dia, situasi terkini di kedua kampung masih tegang, warga terlihat masih siaga dengan alat tajam, sementara peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Mapolsek Bonggo. "Kini, kami sedang berada di Polsek Bonggo menunggu bantuan personel Dalmas dari Polres Sarmi," katanya.

Pertikaian kedua kampung, kata Aser, sebenarnya mulai tercium sejak beberapa bulan lalu, ketika ada sebuah perusahaan kayu yang ingin membangun tangki minyak di Kampung Kapitiau, tetapi warga dari Kampung Mawesday mengklaim bahwa lahan yang akan dibangun itu masih bagian dari hak ulayat mereka.

"Padahal sudah ada pembagian soal patok atau tapal batas kampung. Namun, masalah ini ternyata masih mengemuka sehingga terjadi pemblokadean sore tadi dan berujung pembakaran pondok wisata di Kapitiau. Ini lah yang memicu terjadi pertikaian antarwarga kedua kampung," katanya.

Sementara itu, kata dia, Kepala Distrik Sarmi Timur Jauh Philipus Wamo dan Kepala Distrik Bonggo Timur Keliopas Dabeduku tengah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut. "Tapi seharusnya kepala distrik kedua kampung itu bisa memediasi masalah ini sebelum terjadi pertikaian, jika keduanya selalu berada di tempat. Memang ada warga yang kecewa dengan kedua kepala distrik, karena tidak bisa memahami persoalan," katanya. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya