Satu Lagi Korban Ledakan Tambang di Sawahlunto Meninggal

Yose Hendra
12/7/2016 19:06
Satu Lagi Korban Ledakan Tambang di Sawahlunto Meninggal
(ANTARA FOTO/ Muhammad Arif Pribadi)

ADI Tusiman, 35, menambah deretan korban meninggal akibat ledakan di tambang batu bara di Sawahlunto menjadi tiga orang. Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Senin (11/7).

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil Padang, Gustafianof, Selasa (12/7), mengatakan, tim dokter telah melakukan yang terbaik untuk bisa menyelamatkannya.

Dengan meninggalnya Adi, seluruh korban ledakan yang dirujuk ke RSUP M Djamil, meninggal dunia. Sebelumnya, Siswoko, 40, dan Kamundi Halawa, 35, telah dahulu meninggal dunia.

Ledakan lubang tambang batu bara PT Nusa Alam Lestari (NAL) di Desa Parambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatra Barat, Senin (27/6), sekitar pukul 22.30 WIB, melukai lima pekerja tambang.

Selain tiga orang yang disebutkan meninggal di atas, korban luka lainnya ialah April Syaiful, 37, dan Firman Dedi, 43.

Sebelumnya, Gustafianof mengatakan luka bakar yang dialami ketiganya rata-rata 40-60%. "Diagnosis tim dokter, ketiganya mengalami luka bakar dengan persentase tidak jauh berbeda. Kaminudin luka bakar 44%, Adi Tusiman dengan luka bakar 50%. Sementara Siswoko dengan diagnosa 53% luka bakar," jelas Gustafianof.

Ia menuturkan, dengan persentase luka bakar seperti itu, kemungkinan korban mengalami trauma inhalasi. Trauma inhalasi disebabkan terutama oleh racun inhalan seperti asap, gas, dan uap.

Jenazah Adi Tusiman telah dikebumikan di kampungnya di Sikalang. (YH/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya