Berat Badan Bocah Obesitas Arya Mulai Turun

Budi Mulia Setiawan
12/7/2016 18:49
Berat Badan Bocah Obesitas Arya Mulai Turun
(AFP/MAHENDRA)

MULAI Selasa (12/7) ini, tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat, melakukan pengontrolan dan gerak tubuh pasien obesitas Arya Permana, 10, yang berat badannya mencapai 190 kilogram.

Ketua Tim Dokter RSHS, Julistio TB Djais, mengatakan, hasil pengontrolan tim dokter yang berjumlah 13 orang, hari ini bobot Arya, warga Desa Ciputrasari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, mulai mengalami penurunan.

"Dalam penanganan Arya, kami tim dokter masih melakukan penelitian. Namun, dari hasil pengontrolan dan pemeriksaan mengalami penurunan sekitar 1 kilogram. Meski demikian, belum ada perkembangan dalam gerakan tubuh (otot) pasien," ujar Julistio.

Untuk mengefektifkan penurunan berat badannya, Julistio menambahkan, pihaknya memberikan beberapa metode, di antaranya dengan memberikan sejumlah mainan agar bisa terus bergerak.

"Hal ini (pemberinan mainan) dilakukan agar Arya tidak banyak makan, dan lebih fokus menggerakkan tubuhnya sehingga bisa terus mengurangi berat badannya sebelum dilakukan langkah selanjutnya," kata Julistio.

Yang membuat tim dokter optimistis bisa bekerja mulus, karena Arya tidak mengeluhkan kadar asupan gizi dan protein dengan jumlah yang hanya 2.500 kalori. "Padahal, jumlah itu hanya cukup untuk anak yang memiliki berat badan 50 kg, tapi Arya tidak mengeluhkannya," tutur Julistio.

Mengenai pemberian asupan makanan terhadap pasien, keluarga Arya diberikan program diet selama satu hingga dua pekan oleh tim dokter. "Utamanya, (pemahaman program diet) terhadap orangtua si pasien yang kami jelaskan terkait program (diet) tersebut," paparnya.

Jualistio mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui jenis penyakit yang dialami Arya. Namun, dari hasil pengontrolan sementara bocah yang sekarang ini duduk di kelas IV SD Cipurwa Sari, Tegalwaru, Karawang itu mengalami obesitas ekstrem.

"Penelitian masih terus dilakukan. Untuk itu, mengenai spesifikasi penyakitnya, kami belum bisa mengungkapkan secara detail," ungkap Julistio.

Meski demikian, ia menjelaskan, pada dasarnya kondisi organ tubuh Arya sehat, termasuk jantung, dan tidak ada penyempitan pada pembuluh darah. "Di samping, kolestrol tidak meningkat. Intinya, kondisi tubuh Ayra itu sehat," paparnya. (BU/EM/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya