RS Myria Palembang Diteror Bom

Dwi Apriani
11/7/2016 21:41
RS Myria Palembang Diteror Bom
(ANTARA/Nova Wahyudi)

TEROR bom bukan hanya terjadi di Solo. Senin (11/7) ancaman bom terjadi di Rumah Sakit Myria Palembang, Sumatera Selatan. Penelepon mengancam akan meletakkan rumah sakit swasta itu.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Komisaris Marully Pardede menuturkan, pihaknya mendapat laporan dari petugas operator RS Myria Palembang bernama Catur yang menerima telepon, dari seorang yang mengancam akan meledakan bom di rumah sakit tersebut.

"Setelah mendapat ancaman tersebut pihak Rumah sakit langsung menghubungi pihak keamanan rumah sakit, lalu barulah menghubungi petugas Polsek Sukarami dan Polresta Palembang. Kasus ini juga langsung di backup Polda Sumsel," beber dia.

Marully menerangkan, di RS Myria pihak Polresta Palembang, Polsek Sukarami dan Gegana Satbrimobda Palembang langsung melakukan penyisiran. Direktur Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Daniel Silitonga mengatakan setelah dua jam dilakukan penyisiran, tak ada
satupun benda yang dicurigai petugas sebagai bom.

"Setelah dilakukan penyisiran berulang-ulang tak ada tanda-tanda mencurigakan. Awalnya teror bom, setelah pihak rumah sakit mendapatkan telpon gelap," kata Daniel.

Ia menerangkan, meski tak ditemukan benda yang mencurigakan, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan. "Kita masih menelusuri siapa pelakunya dan apa motif dari penyebar ancaman tersebut," ujarnya.

Kepala Humas dan Hukum Rumah Sakit Myria Palembang, dr Oktavianus Tambun mengatakan, pihaknya telah dua kali mendapatkan ancaman teror bom dari penelpon gelap. Dijelaskan Oktavianus, pada 2012 seorang penelpon juga sempat mengancam meledakan rumah sakit Myria. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya