Puncak Arus Balik Lewat Bandara Adisutjipto Terjadi Pada H+4

Agus Utantoro
11/7/2016 14:22
Puncak Arus Balik Lewat Bandara Adisutjipto Terjadi Pada H+4
(ANTARA/Regina Safri)

PUNCAK arus balik lebaran 2016 melalui Bandara Adisutjipto, terjadi pada H+4 lebaran atau Minggu (10/7) dengan jumlah penumpang berangkat tujuan domestik mencapai 11.658 orang ditambah 698 orang yang berangkat ke Malaysia dan Singapura.

Sedangkan kedatangan penumpang, pada H+4 mencapai 10.467 orang dari kota-kota di Indonesia dan 822 orang dari luar negeri.

“Jadi keseluruhan penumpang datang dan berangkat pada arus balik H+4 ini mencapai 24.645 orang,” kata GM PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, Senin (11/7).

Pada puncak arus balik Lebaran 2016 ini, tambahnya, jika dibandingakan dengan puncak arus balik Lebaran 2015 jumlah penumpang mengalami kenaikan hingga sembilan persen dari total penumpang arus balik pada 2016 mencapai 23.645 penumpang. Sedangkan pada puncak arus balik Lebaran 2015 mencapai 21.646 penumpang.

“Meningkatnya jumlah penumpang pada puncak arus balik ini juga karena adanya tiga tambahan penerbangan ekstra pada saat arus mudik dan balik Lebaran,” jelasnya.

Lonjakan penumpang pesawat yang mengalami peningkatan cukup signifikan adalah penerbangan internasional dari dengan jumlah kedatangan penumpang mencapai 560 pada 2016 dan meningkat 822 penumpang di 2016 atau mengalami peningkatan 47 persen.

“Demikian pula untuk pemberangkatan penerbangan internasional jumlah penumpang juga mengalami peningkatan dari 402 penumpang pada 2015 dan 698 penumpang pada 2016 atau mengalami lonjakan mencapai 74 persen,” ujarnya lagi.

Puncak arus balik menggunakan bus melalui Terminal Penumpang Yogyakarta atau Terminal Giwangan juga terjadi kemarin. Kebanyakan pnumpang naik dari Terminal Giwangan ini menuju Jakarta dan kota-kota di Jawa Barat atau Banten.

Kepala UPT Terminal Penumpang Yogyakarta, Bekti Zunanta, Senin menjelaskan jumlah penumpang bus relatif masih tinggi. “Masyarakat masih banyak yang menganggap jika penggunaan bus lebih efektif dibanding transportasi lain,” katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya