GUBERNUR Jawa Timur, Soekarwo, memastikan pemerintah akan mencairkan dana talangan untuk korban lumpur, hari ini.
Pembayaran akan diberikan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.
"Besok dana akan diserahkan Pemerintah Pusat pada korban lumpur. Kami belum tahu bentuknya karena kehadiran kami hanya diminta melihat prosesi pembayaran," kata Soekarwo di Surabaya, kemarin.
Gubernur menyatakan pertemuan nanti diharapkan sudah bisa memberi
kepastian bahwa ganti rugi terhadap korban lumpur lapindo terbayarkan.
Sejak awal, Pemprov Jatim meminta agar ada kepastian waktu pembayaran ganti rugi.
Targetnya, dana bisa dibayarkan sebelum Lebaran.
Kali ini, kata Pakde Karwo, panggilan akrabnya, sudah ada kepastian setelah Menteri Keuangan menandatangani surat pencairan dana talangan.
"Kepastian ini jangan sampai mulur lagi. Kasihan warga yang menjadi
korban karena sudah menanti sejak lama. Mereka sangat membutuhkan apalagi menjelang Lebaran ini," tegasnya.
Hanya, lanjut dia, pihaknya belum mengetahui apakah semua data sudah tervalidasi sehingga tidak akan ada korban yang tidak menerima ganti rugi.
Ia berjanji akan menanyakan secara langsung ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait dengan data tersebut.
"Saat pencairan, jika ada masalah, pasti nanti larinya jadi urusan Pemprov Jatim juga," ungkapnya.
Gubernur yakin, dengan adanya kepastian waktu pencairan dana talangan, polemik soal ganti rugi tidak perlu ada lagi.
Pemerintah akan fokus pada penanganan kolam lumpur sehingga tidak meluber ke kawasan permukiman yang lebih luas.
Warga diharapkan tidak lagi menghambat proses pembuatan tanggul.