Motor Dominasi Jalur Mudik

Faishol Taselan
13/7/2015 00:00
 Motor Dominasi Jalur Mudik
(MI/SUSANTO)
Arus mudik melalui pantai utara dari Banyuwangi ke Surabaya, Jawa Timur, sudah menunjukkan peningkatan signifikan. Pada jalur tersebut, lalu lintas didominasi kendaraan roda dua, khususnya mereka yang datang dari Bali.

Kemarin, di sepanjang Banyuwangi-Surabaya, rombongan sepeda motor mendominasi jalur tersebut. Mereka rata-rata naik sepeda motor dengan tujuan dari berbagai daerah di Jatim.

Mereka ialah pemudik dari Bali melalui penyeberangan Banyuwangi. Dari catatan Dinas Perhubungan Jatim yang memantau arus mudik, dalam sehari ini tercatat 2.000 sepeda motor melintas jalur Banyuwangi-Surabaya, tepatnya di kawasan Pasir Putih Situbondo.

Selain sepeda motor juga ada roda empat, tetapi jumlahnya masih sedikit jika dibandingkan dengan sepeda motor. "Rata-rata per jam ada 500 sepeda motor melintas. Kalau ditotal dalam empat jam ada 2.000 sepeda motor," kata Kepala Dinas Perhubungan Jatim Wahid Wahyudi di Banyuwangi.

Pihaknya memprediksi jumlah pemudik sepeda motor akan meningkat seiring kian dekatnya Lebaran. Dishub Jatim sudah menyiapkan antisipasi dengan memasang tanda-tanda lalu lintas agar mudah dipahami pemudik.

Di pantura Jawa Barat, jalur lalu lintas juga sudah mulai dipenuhi pemudik pengguna motor. Pemudik yang menggunakan motor sudah mulai ramai memenuhi jalur pantura Cirebon.

Jalur tengah dan selatan di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), juga mulai dipadati para pemudik yang mengendarai sepeda motor dan mobil pribadi.

Para pemudik yang melewati jalur tengah hingga ke jalur selatan, mulai dari perbatasan Brebes-Banyumas hingga ke Wangon harus berhati-hati karena jalan sempit dan berkelok-kelok serta jalan agak bergelombang.

Mulai dari perbatasan Brebes-Banyumas, sejak kemarin pagi, arus pemudik dari pantura yang akan masuk ke jalur selatan melalui jalur tengah mulai padat.

Kendaraan pribadi dan sepeda motor mendominasi jalur setempat. Tidak ada yang berubah dari perilaku pemudik sebab mereka tetap membawa anak kecil dan tas-tas besar di atas sepeda motor mereka.

Kendaraan roda dua juga mendominasi arus mudik jalur selatan Lingkar Nagreg memasuki H-5 jelang Idul Fitri. Volume kendaraan yang melintas pun mulai mengalami peningkatan cukup signifikan.

Kasat Lantas Polres Bandung AKP Eko Munarianto mengatakan, berdasarkan hasil perhitungan beberapa pos pemantau, kendaraan yang melintasi jalur Nagreg sudah terlihat mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 34.869 unit roda dua dan 25.346 kendaraan roda empat melintas.

Meningkat

Pada bagian lain, arus mudik di jalur Yogyakarta-Solo mulai meningkat pada H-5 Lebaran. Meski demikian, arus lalu lintas di jalur selatan Jawa Tengah itu masih lancar.

Di Pospam 3 Jonggrangan, Klaten Utara, kemarin, mobil berpelat Jakarta sudah banyak yang masuk di Klaten. Kepala Pospam 3 Jonggrangan Iptu Edy Prasetyo membenarkan pada H-5 Lebaran sudah ada peningkatan arus mudik di jalur Yogyakarta-Solo.

Di Yogyakarta, sejumlah stasiun keberangkatan kereta api di wilayah kerja PT KAI Daop 6 juga mulai dipadati penumpang. Bahkan, untuk kedatangan sudah mulai meningkat sejak H-7 lalu.

Gelombang arus mudik juga tampak di Terminal Tirtonadi, Kota Surakarta, Jateng, kemarin. Sebagian besar pemudik merupakan perantau dari daerah Sumatra, Jawa Timur, dan Jawa Barat. (Tim/N-1)

faishol@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya