10% Angkutan Lebaran di Kota Sukabumi Dilarang Beroperasi

Benny Bastiandy
02/7/2016 18:49
10% Angkutan Lebaran di Kota Sukabumi Dilarang Beroperasi
(MI/Benny Bastiandy)

SEDIKITNYA 10% angkutan Idul Fitri 1437 Hijriah yang diperiksa petugas Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Jawa Barat, tidak layak jalan. Bukan lantaran kondisi fisik saja, tapi juga tidak lengkapnya administrasi kendaraan.

"Kita sudah melakukan ramp check terhadap ratusan angkutan umum antarkota dalam provinsi maupu antarkota antarprovinsi. Dari hasil ramp check, sekitar 10% dinyatakan tidak boleh beroperasi. Angkutan umum itu disanksi juga dengan tilang dan dikeluarkan dari terminal. Ramp check ini tak hanya sekadar kondisi fisik kendaraan saja, tapi lebih dari itu kelengkapan legalitas (administrasi)," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Fahrurrazi, Sabtu (2/7)

Kegiatan ramp check di Kota Sukabumi sudah dilakukan satu pekan setelah Ramadan. Artinya, pelaksanaan ramp check lebih cepat dari yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

"Hasil dari ramp check itu ada dua, dioperasikan atau tak dioperasikan. Secara garis besar, hampir 80%-85% angkutan yang akan digunakan untuk Lebaran layak beroperasi. "Ramp check itu sebetulnya tidak mesti semua kendaraan diperiksa. Kita hanya mengambil sampel saja," tuturnya.

Dinas Perhubungan Kota Sukabumi juag memaksimalkan keberadaan tiga posko pelayanan selama arus mudik Idul Fitri 1437 Hijriah. Posko tersebut diharapkan bisa membantu para pemudik yang membutuhkan bantuan.

"Kita buat tiga posko selama arus mudik Lebaran. Satu yang merupakan posko induk berada di kantor Dinas Perhubungan dan dua lagi berada di Terminal Sudirman dan Terminal Lembursitu," tambahnya.

Jumlah personel yang disiapkan di tiga titik posko itu sebanyak 24 orang. Mereka bertugas secara bergiliran sehingga pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik nanti dijamin tidak akan terbengkalai. "Kita juga membuka layanan telepon hotline," tukasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya