Dinkes Temanggung Cek Keberadaan Vaksin Palsu

Tosiani
01/7/2016 16:59
Dinkes Temanggung Cek Keberadaan Vaksin Palsu
(ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mulai mengecek ketersediaan vaksin di rumah sakit swasta dan praktik dokter pribadi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah vaksin yang ada asli dan aman ataukah palsu.

"Kemarin, Kamis (30/6), kami melakukan pengecekan di RS PKU Muhamadiyah. Hari ini, Jumat (1/7), pengecekan juga akan dilakukan di RSK Ngesti Waluyo Parakan, lalu di dokter praktik," kata Kepala Dinkes Temanggung, Suparjo, Jumat (1/7).

Pengecekan di rumah sakit swasta dan praktik dokter pribadi lantaran mereka tidak mengambil vaksin dari Dinkes, melainkan membeli dari luar sehingga rawan atau berpotensi palsu.

Di Temanggung terdapat tiga RS swasta, yakni PKU, RSK, dan RS Gunung Sawo. Namun, RS Gunung Sawo tidak melayani pemberian vaksin sehingga tidak dicek.

Dari hasil pengecekan di PKU, menurut Suparjo, terbukti vaksin di rumah sakit itu bukan palsu. Nantinya, usai mengecek vaksin di RSK, pihaknya akan melanjutkan pengecekan vaksin yang tersedia pada praktik dokter-dokter di wilayah Temanggung.

Dikatakan, untuk RSUD dan puskesmas-puskesmas tidak dicek vaksin mereka karena langsung mengambil vaksin dari Dinkes. Itu pun juga merupakan vaksin dari pusat yang didapat secara resmi serta terjamin dalam penyimpanannya.

"Kami simpan vaksin pada refrigerator yang bagus, dengan suhu 2-8 derajat celcius. Kami kontrol suhunya setiap hari. Juka ada vaksin yang rusak, langsung kami buang," ujar Suparjo. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya