Pertamina Siap Hitung Ulang Harga Dexlite

Sunarwoto
29/6/2016 19:52
Pertamina Siap Hitung Ulang Harga Dexlite
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

PT Pertamina berencana menghitung ulang harga Dexlite saat ini Rp6.650 per liter. Harga itu dianggap masih bisa ditekan lebih rendah lagi. Kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah yang tergolong stabil membuat peluang harga Dexlite diturunkan. Meski begitu, ada satu komponen tergolong mahal mesti ditanggung PT Pertamina.

"Namun, ada satu pertimbangan memerlukan perhitungan yaitu menyangkut perhitungan harga fame (formula) dalam Dexlite," jelas Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang dalam Pengisian Perdana Dexlite di SPBU 54.631.08 Nglames, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (29/6) sore.

Menurut dia, pembelian fame oleh Pertamina dihitung harga industri. Jika Pertamina mendapat harga murah, diyakini harga Dexlite bisa turun lebih banyak lagi. "Saya hitung dengan jajaran, harga Dexlite bisa ditekan hingga di bawah Rp6 ribu. Pastinya, nanti Agustus mungkin bisa diputuskan," tandasnya.

Jika tidak ada kendala lain, tambahnya, seperti harga fame naik plus dolar naik, penurunan harga Dexlite bisa saja tertunda. "Saya berharap tidak ada kendala seperti di atas. Kalau pun ada penurunan, tidak seperti diharapkan atau di bawah Rp 6 ribu," ujarnya penuh harap.

Menyinggung soal perkembangan Dexlite, ia mengatakan tingginya animo masyarakat terhadap Dexlite membuat permintaan bahan bakar jenis itu ke PT Pertamina terus naik.

"Hal ini sekaligus simbol pelaksanaan uji pasar Dexlite di Madiun. Sejak diluncurkan, Dexlite terus alami permintaan tinggi, baik dari konsumen dan pengusaha," tandasnya.

Sementara itu, PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) V terus melakukan penambahan outlet SPBU menjual Dexlite hingga berjumlah 49 SPBU di MOR V. Penambahan untuk eks Karesidenan Madiun ada 3 SPBU yaitu 2 di Kabupaten Madiun dan satu Kabupaten Ngawi.

GM Marketing Operation Region V Ageng Giriyono menyatakan sebelumnya di MOR V ada 49 SPBU memiliki Dexlite. "Seiring bertambahnya 3 SPBU memiliki Dexlite, kini bertambah jadi 52 SPBU. Kami yakin permintaan Dexlite di eks Karesidenan Madiun bisa tinggi, karena Dexlite memiliki berbagai kelebihan," ujarnya. (ST/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya