Jalur Yogyakarta-Solo masih Dipadati Truk Pasir

Djoko Sardjono
29/6/2016 15:13
Jalur Yogyakarta-Solo masih Dipadati Truk Pasir
(Dok. MI)

JALUR Yogyakarta-Solo di Klaten, Jawa Tengah, masih dipadati truk pasir dari kawasan Lereng Merapi, Rabu (29/6). Padahal, mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, kendaraan galian C dilarang melintas di jalur utama dan alternatif.

Sementara itu, Satlantas Polres Klaten menindak tegas truk pasir yang nekat melintas di jalur tersebut. "Mereka yang masih beroperasi pada H-7 Lebaran, ya ditindak tilang," kata Kasatlantas Polres Klaten AK Kemas Indra Natanegara.

Pantauan di lapangan, masih banyak truk pasir yang nekat beroperasi pada H-7 Lebaran. Namun, mereka tidak melintas di jalur utama. Agar terbebas dari razia petugas, mereka melintas di jalur tikus. Hal itu diakui Hadi, 50, sopir truk pasir asal Boyolali yang mengakui lewat jalan kampung itu untuk menghindari razia petugas.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Joko Suwanto, mengatakan larangan melintas mulai H-7 hingga H+7 Lebaran sudah disosialisasikan. "Surat edarannya pun sudah kami sebarkan ke para pengusaha angkutan galian C tersebut," jelasnya.

Truk pengangkut pasir dari lereng Merapi yang melintas di jalur wilayah Klaten, menurut Joko, sekitar 2.000 kendaraan per hari. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya