Pemudik Naik Kapal Turun 20%

Deny Susanto
09/7/2015 00:00
Pemudik Naik Kapal Turun 20%
(MI/Deny Susanto)
ARUS mudik penumpang menggunakan kapal laut di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan menuju Pulau Jawa, diprediksi menurun hingga 20%.

General Manager PT Pelindo III Banjarmasin Hengky Jajang Herasman mengatakan dalam beberapa hari terakhir, Pelabuhan Trisakti dipenuhi para pemudik untuk pulang ke Jawa. "Namun, secara keseluruhan jumlah penumpang mudik menggunakan kapal menurun," ungkapnya di Banjarmasin, kemarin.

Berdasarkan catatan Pelindo III, jumlah penumpang kapal di Pelabuhan Trisakti tujuan Tanjung Perak, Surabaya, maupun Tanjung Emas, Semarang, setiap bulannya rata-rata mencapai 10 ribu orang. Sementara itu, saat puncak arus mudik, penumpang bisa mencapai dua kali lipat atau 20 ribu orang.

Namun, saat ini, justru terjadi penurunan penumpang hingga 20%.

Jajang menyebutkan banyak faktor yang menyebabkan penurunan jumlah penumpamg menggunakan kapal laut. "Di antaranya kondisi perekonomian sedang sulit sehingga banyak warga yang memilih tidak pulang ke kampung halaman," jelas Hengky.

Selain itu, adanya persaingan dengan maskapai penerbangan dan kebijakan pembatasan jumlah penumpang kapal oleh pihak syahbandar untuk alasan keselamatan juga menyusutkan jumlah penumpang.

Meski jumlah penumpang turun, PT Pelindo III tetap menyiapkan sembilan kapal feri roro untuk melayani arus mudik dari Pelabuhan Trisakti tujuan Surabaya dan Semarang.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, arus mudik Lebaran melalui Pelabuhan penyeberangan Bolok rute Kupang-Rote terlihat belum ramai. Dari pemantauan di pelabuhan, belum terlihat penumpukan penumpang.

Biasanya apabila belum ada lonjak­an penumpang, kapal yang melayani rute Kupang-Rote hanya dua armada. Demikian juga truk-truk ekspedisi juga tidak nampak.

Meski demikian, PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang mengo­perasikan enam armada termasuk KM Ranaka tujuan Rote. Lima armada lainnya, yakni KM Ile Mandiri rute Kupang-Sabu, KM Ine Rie II rute Kalabahi-Kupang, KM Balibo rute Larantuka-Kupang, KM Uma Kalada rute Aimere-Kupang, dan KM Ile Ape rute Waingapu-Ende.

Melonjak
Sebaliknya, arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, tujuan Jawa mulai melonjak. Jumlah kendaraan sepeda motor yang menyeberang meningkat sampai 75% jika dibandingkan dengan hari normal.

"Kenaikan jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang ke Jawa sudah mencapai 75% pada Selasa (7/7) malam ketimbang hari normal," ujar Manajer Operasional PT ASDP Fery Pelabuhan Gilimanuk, Wahyudi Susianto.

Wahyudi menyebutkan kendaraan roda dua yang menyeberang ke Jawa mencapai 3.000 unit atau naik 75% jika dibandingkan dengan hari normal rata-rata 600 unit. Mobil pribadi juga ikut naik sekitar 5% yakni dari sekitar 800 unit pada hari normal menjadi 1.000 unit.

Lonjakan penumpang juga terjadi di bandara, Seperti di Bandara Wunopito, Lewoleba, penumpang rela bermalam di bandara karena kehabisan tiket.  (PO/RS/PT/N-4)

denny_susanto@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya