Kalbar Datangkan Telur Dari Kalsel

Aries Munandar
27/6/2016 14:01
Kalbar Datangkan Telur Dari Kalsel
(Antara/Moch Asim)

KALIMANTAN Barat mendatangkan sebanyak 60 ton telur ayam dari Kalimantan Selatan untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran. Telur yang diangkut dengan 12 truk itu didatangkan secara bertahap sejak pekan lalu.

"Saya saat ini berada di lapangan untuk memantau pengiriman telur tersebut," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan
Barat Abdul Manaf Mustafa, Senin (27/6).

Telur terpaksa didatangkan dari Kalimantan Selatan lantaran semakin melonjaknya harga telur lokal, yang saat ini mencapai sekitar Rp27 ribu per kilogram atau Rp1.800 per butir. Kenaikan tersebut melebihi batas maksimal harga yang disepakati para pedagang dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat pada bulan lalu.

"Harga yang disepakati waktu itu ialah paling tinggi Rp25 ribu per kilogram. Sebab, break event point (titik impas) telur per kilogram itu cuma Rp19 ribu," jelas Manaf.

60 ton telur yang didatangkan dari Kalsel itu langsung didistribusikan ke sejumlah pasar di Kota Pontianak, serta Kabupaten Mempawah, dan Sambas. Selebihnya baru disebar ke beberapa kabupaten. Adapun harga jualnya sebesar Rp21.500 per kilogram.

Pembelian dibatasi paling banyak 30 butir telur untuk setiap pembeli guna mencegah aksi penimbunan. Selain itu, setiap pembeli juga akan didata oleh pedagang.

"Kami juga mengirim ayam merah (petelur yang sudah tidak produktif) untuk konsumsi ke Kalimantan Selatan. Itu sebagai barternya (telur),"pungkas Manaf. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya