Sukabumi Waspadai Peredaran Daging Sapi Oplosan

Benny Bastiandy
24/6/2016 19:37
Sukabumi Waspadai Peredaran Daging Sapi Oplosan
(ANTARA)

POTENSI beredarnya daging sapi ilegal (oplosan) cukup tinggi di saat harga daging sapi segar sekarang sedang melambung tinggi. Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mewaspadai potensi tersebut.

"Kalau tiba-tiba ada yang menjual daging (sapi) di luar harga yang wajar, maka patut dicurigai. Terkecuali daging murah yang resmi dijual pemerintah," kata Sekretaris Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Sukabumi, Ate Rahmat, Jumat (24/6).

Namun, hingga kini Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan belum menemukan indikasi peredaran daging ilegal tersebut. "Selama Ramadan hingga mendekati Lebaran, kami terus meningkatkan pengawasan di lapangan. Ini untuk menjamin kualitas daging sapi yang dijual di pasaran. Hal ini semata-mata dilakukan agar masyarakat tak dirugikan," tegasnya.

Tak hanya daging sapi saja yang peredarannya terus diawasi. Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan juga mengawasi berbagai komoditas makanan lainnya yang beredar di pasaran.

Bentuk pengawasannya dengan melibatkan instansi lainnya. Kita namakan tim terpadu yang terdiri dari Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, serta Satpol PP. "Pada H-7 atau sepekan menjelang Lebaran, kami akan turun lagi ke lapangan," tambah Ate. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya