Ganjar: Daerah Rawan Longsor belum Miliki Jalur Evakuasi

Agus Utantoro
23/6/2016 23:40
Ganjar: Daerah Rawan Longsor belum Miliki Jalur Evakuasi
(ANTARA/IDHAD ZAKARIA)

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan hampir seluruh daerah rawan longsor di wilayahnya termasuk Purworejo belum memiliki jalur evakuasi.

Ia juga menyebutkan desa rawan bencana tanah longsor itu sebaiknya juga segera memiliki area aman untuk mengevakuasi warga jika terjadi bencana tanah longsor.

"Area aman dan jalur evakuasi harus dibuat," tuturnya saat mengunjungi lokasi longsor di Desa Donorati, Kecamatan Purworejo, Kamis (23/6).

Menurut Ganjar, masyarakat diharapkan juga untuk memahami karakter kawasan sekitar tempat tinggalnya di antaranya melalui ilmu titen dalam falsafah Jawa.

"Yang di daerah rawan longsor, misalnya. Apabila hujan deras mengguyur wilayah selama lebih dari dua jam, maka warga harus bersiap menyelamatkan diri lewat jalur evakuasi menuju area aman. Karena hujan deras dalam intensitas tinggi berpotensi menyebabkan longsor," katanya.

Namun, upaya tersebut kerap tidak mendapat respons yang baik dari masyarakat. "Kalau dilatih semangat, tapi setelah program selesai dan mereka ditanya, jawabnya 'nggampangke', merasa santai merasa daerahnya aman bencana," tegasnya.

Sementara dalam bencana tanah longsor ini, sebanyak 42 warga Purworejo meninggal dunia menjadi korban bencana. Adapun enam korban belum ditemukan dan diduga tertimbun di Dusun Caok Karangrejo Loano dan Donorati Purworejo.

Data posko tanggap darurat banjir dan longsor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, korban terbanyak berasal dari Caok Karangrejo dengan 18 korban tewas dan satu hilang serta satu luka.

Sementara dari Donorati total 17 jiwa dengan 12 tewas, tiga hilang dan dua luka. Diikuti korban di Desa Sidomulyo Purworejo sebanyak lima tewas. Longsor di Jelok Kaligesing sebanyak empat warga tewas dan enam luka. Sedangkan di Pacekelan Purworejo, dua warga tewas.

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Boedi Hardjono mengatakan, tim SAR masih terus melakukan pencarian. "Tim gabungan dibantu empat alat berat terus menyisir lokasi di Caok dan Donorati," ujarnya.

Tim masih akan melakukan pencarian pada Jumat (24/6) besok. (AU/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya