Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 10 wanita muda dan mahasiswa menyuarakan antimafia tanah di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/6).
Sepuluh gadis cantik dengan menggunakan rok mini, berkaos putih terlihat membagikan brosur mengenai adanya dugaan mafia peradilan tanah yang terjadi di PN Bandung atas kasus sengketa kepemilikan lahan Gedung Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat.
Menurut Ria, salah seorang di antara 10 gadis seksi itu, pembagian brosur tersebut dilakukan untuk membuka mata hati para pejabat PN Bandung untuk bisa berlaku seadil-adilnya terhadap kasus sengketa tanah.
"Kami bagikan brosur mengenai sengketa kepemilikan tanah Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Jabar, yang sah sesuai kepemilikan negara," jelas Ria yang juga mengaku sebagai koordinator aksi tersebut.
Dalam isi brosur tersebut tertulis mengenai adanya mafia peradilan atas berpindah tangannya kepemilikan lahan negara kepada para mafia peradilan tanah.
"Peristiwa ini merupakan ancaman serius terhadap kewibawaan negara. Ini terjadi perampokan terselubung dan ini tak bisa dibiarkan begitu saja," ujarnya.
Aksi membagikan brosur oleh para wanita yang mengenakan rok mini di PN Bandung tersebut menarik perhatian pengunjung PN Bandung. Aksi itu berlangsung sekitar 30 menit. Pihak kepolisian juga terlihat menjaga ketat aksi para kaum hawa ini.
Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menilai adanya keterlibatan mafia pada kasus perkara lahan Kantor Disnak Jabar. Pasalnya, banyak kejanggalan yang terjadi disana.
"Yang jelas untuk masalah eksekusi lahan, kami harus pertahankan itu karena ada kejanggalan dalam proses itu. Karena yang dituntut persilnya berbeda dengan yang diputuskan. Jadi ada apa sebetulnya ini, ada gerombolan apa di Jabar yang kerja sama dengan oknum instansi penegak hukum. Ini pasti mafia. Yang dipersoalkan persil 46 yang diputuskan persil 24. Ada apa di MA ini, ada apa di PN kalau ketua ganti, ya ganti juga putusannya," jelas Deddy.(SB/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved