Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA gula pasir di sejumlah daerah terus meninggi bahkan menembus Rp18 ribu per kg. Padahal, harga komoditas pemanis itu sempat turun, beberapa pekan silam. Seperti di Pasar Cirebon, Jawa Barat, kenaikan harga gula mengagetkan sejumlah warga, termasuk Nisa. Nisa yang kini menjadi penjual kolak itu, kemarin, mengungkapkan kenaikan harga gula mulai terjadi sejak pertengahan pekan silam dari harga pada pertengahan bulan ini di kisaran Rp14 ribu per kg.
"Naiknya memang tidak sekaligus tinggi, perlahan. Sekitar Rp500 per kg. Tapi tiap hari naik," keluh Nisa. Di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, harga gula juga telah menembus Rp18 ribu per kg dari sebelumnya Rp16 ribu per kg pada awal Ramadan.
Akibatnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng Suzana Ria Aden akan kembali menggelar operasi pasar dengan menyalurkan 5 ton gula seharga Rp12.500 per kg. Dia memaparkan, sejak sepekan lalu, pemerintah menyalurkan 5 ton gula di daerah padat penduduk di Kota Palangkaraya.
Sejak kemarin, stok gula untuk operasi pasar telah habis. "Karena harga di pasaran masih tinggi dan antusiasme masyakat tinggi, kami berencana meminta tambahan 5 ton untuk daerah lain yang membutuhkan," tutur Suzana. Rahmi, seorang pedagang sembako di Pasar Besar Palangkaraya, mengaku terganggu dengan operasi pasar murah yang menjual gula murah.
"Omzet kami menurun karena dinas menjual gula dengan sangat murah. Apalagi mereka menjual di permukiman." Harga sejumlah kebutuhan pokok yang merangkak naik terjadi di sejumlah pasar tradisional di Jawa Barat, seperti Ciamis, Banjar, Manonjaya, Cikurubuk, Pancasila, dan Singaparna.
Komoditas yang semakin mahal, seperti telur ayam, daging sapi, daging ayam, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih. Harga ayam juga kembali naik di Purwakarta, Jawa Barat. Adapun harga daging sapi di Brebes, Jawa Tengah, bertahan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved