KM Umsini Angkut Ribuan Pemudik

Palce Amalo
06/7/2015 00:00
KM Umsini Angkut Ribuan Pemudik
(ANTARA/Izaac Mulyawan)
Arus mudik dengan kapal laut dari Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur, tujuan kota-kota di bagian barat Indonesia akan mulai, Selasa (7/7) besok.

Di antaranya Kapal Motor (KM) Umsini milik Pelni yang dijadwalkan mengangkut ribuan pemudik dari pelabuhan tersebut pada Selasa tengah malam.

KM Umsini dengan daya angkut 1.737 penumpang, di-bagi dalam empat kelas yaitu kelas 1 berjumlah 40 penumpang, kelas 2 sebanyak 88 penumpang, kelasa 3 sebanyak 168 penumpang, dan kelas ekonomi 1.441 penumpang.

Manager PT Pelni Cabang Kupang Firman Rachminin membenarkan penumpang yang diangkut kapal tersebut ialah pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka. Ada ribuan penumpang, tetapi data pastinya saya belum tahu, ujar Firman, kemarin.

Kapal akan berlayar mengikuti rute saat ini yakni Kupang-Lewoleba, Larantuka, Maumere, Makassar, Surabaya, Tanjung Priok, Kijang, dan berakhir di Batam. Kapal tersebut baru akan kembali sandar di Pelabuhan Tenau pada 20 Juli 2015 untuk mengangkut pemudik yang kembali dari kampung halaman mereka.

KM Umsini ialah satu dari empat armada Pelni yang akan melayani arus mudik dan arus balik dari NTT. Empat kapal lainnya yakni Bukit Siguntang, KM Awu, Sirimau, dan Wilis. Firman yakin lonjakan penumpang yang naik kapal Pelni tidak lebih dari 2%.

Arus mudik yang meninggalkan Bangka, Provinsi Bangka Belitung, melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjunggudang, Belinyu, Bangka ke Tanjungpandan dan Tanjungpriok, masih sepi hingga kemarin. Kapolsek Belinyu Komisaris Joko Triono mengatakan hanya 100 penumpang yang meninggalkan Bangka dengan KM Bukit Raya, Jumat (3/7).

Keluhan penumpang KA
Di sisi lain, calon penumpang kereta api harus mendatangi stasiun untuk memesan tiket. Pasalnya, pemesanan tiket melalui situs resmi milik PT Kereta Api Indonesia tidak bisa digunakan.

Pradika Hendrawan, 32, mengaku sudah mencoba membeli tiket melalui internet sejak Jumat 3 Juli, tetapi laman KAI sedang dalam perbaikan. Ini cukup merepotkan. Sudah terbiasa tidak antre dan sekarang harus antre, kata Dika di Stasiun Yogyakarta, kemarin.

Harusnya beli lewat online karena lebih praktis, kata Uli Maika, mahasiswi asal Sulawesi yang hendak membeli tiket untuk ke Banyuwangi. 

Vice President of Corporate Communication of PT Kereta Api Indonesia (persero) (KAI) Agus Komarudin mengakui situs KAI memang mengalami maintenance. Hal itu di-lakukan untuk update (memperbarui) informasi ataupun data bagi konsumen. Harus di-update terus, katanya saat dihubungi, kemarin.

Adapun pemudik yang menggunakan transportasi darat kembali diingatkan untuk berhati-hati dan waspada. Khususnya saat melintas di Tol Cikopo-Palimanan, tol terpanjang di Indonesia. Kemarin, kecelakaan terjadi di Tol Cipali Km 151 yang mengakibatkan dua orang tewas.

Kecelakaan terjadi saat minibus dari arah Cirebon menuju Jakarta menabrak dari belakang truk di depannya. Minibus dengan nopol R 8683 BE yang dikemudikan Bambang, warga Desa Kretak, Paguyungan, Brebes, Jawa Tengah. Truk dengan nopol W 9151 UD dikemudikan Riyono, 40, Batang, Jawa Tengah.

Akibat tabrakan itu, dua korban meninggal Wasirin,52, dan Riko, 27. Dua korban lain mengalami luka serius dan dibawa ke RSUD Cideres Majalengka, yaitu Ahmad Sobikin, 32, dan Agus Kuswanto, 30. (Tim/N-2)

palce@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya