Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan di Mamuju Tengah

Farhan Matappa
21/6/2016 17:39
Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan di Mamuju Tengah
(Dok. MI)

BANJIR dan tanah longsor menerjang permukiman warga di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Selasa (21/6). Selain merusak rumah warga, banjir dan longsor juga memutuskan akses jalan.

Banjir dan longsor ini terjadi setelah daerah tersebut diguyur hujan deras dalam Tiga hari terakhir. Permukiman warga yang diterjang banjir berada di desa Ngapaboa, kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah. Sedangkan tanah longsor menimpa sedikitnya Tujuh rumah warga di desa Tapelina, kecamatan Watepute, Mamuju Tengah.

Menurut salah seorang warga Ngapaboa, Simon, banjir mulai terjadi sejak Senin (20/6) dini hari, setelah daerah itu terus diguyur hujan deras dalam 6 jam terakhir. "Air cepat naik karena saluran pembuangan tertutup tanah bekas tambang galian, air masuk cepat ke rumah jadi banyak perabot yang rusak," kata Simon.

Selain banjir, akibat guyuran hujan dalam tiga hari terakhir di Mamuju Tengah juga menyebabkan tanah longsor di desa Tapelina. Data yang diperoleh dari Pemerintah kabupaten Mamuju Tengah, sedikitnya tujuh rumah warga rusak akibat diterjang material tanah longsor.

Selain rumah warga, material longsor yang berasal dari perbukitan di esa tersebut juga menimbun jalan penghubung antarkecamatan. Akibatnya jalan antar kecamatan di Mamuju Tengah terputus tidak bisa dilewati karena tertimbun material longsor.

Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni disela kunjungannya ke lokasi kejadian menyampaikan pemerintah kabupaten akan segera menyalurkan bantuan khususnya kepada warga yang rumahnya rusak karena tanah longsor. "Kita juga akan mengerahkan alat berat untuk membersihkan tanah longsor yang menutupi badan jalan," kata Aras. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya