Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan jalur alternatif yang aman untuk mengurangi kepadatan di jalur utama bagi pemudik yang melintas maupun bertujuan akhir di wilayah DIY.
Kepala Biro Opersional Polda DIY Kombes Bambang Pristiwanto menyebut, fokus yang dilakukan adalah mencoba memecah arus kendaraan masuk ke Yogyakarta ketika kondisi lalulintas di Yogyakarta seperti di Ringroad mengalami kepadatan. Di setiap simpang yang akan menjadi pemecah arus kendaraan akan disiapkan pos penjagaan.
“Fokus pengalihan adalah, untuk arus masuk dari Utara yang masuk melalui Tempel Sleman, dari Barat kita siapkan titik pengalihan di Sentolo untuk yang akan ke utara arah Magelang dan dari Toyan kita lakukan pengalihan untuk kendaraan yang akan menunju Timur seperti Solo atau Gunungkidul melalui Kota Yogyakarta,” jelasnya, Senin (20/6).
Jalur alternatif yang disiapkan untuk arus kendaraan dari arah Utara (Magelang) menuju ke Timur (Solo) adalah melalui Tempel-Turi-Pakem-Ngemplak-Prambanan-Klaten. Sementara dari arah Barat( Wates) menuju ke Utara (Magelang), agar tidak terjebak kemacetan di Ringroad barat diberi alternatif melalui jalur Sentolo-Nagunggulan-Moyudan-Minggir-Tempel-Muntilan-Magelang.
Dari arah Barat (Wates) menuju ke Timur (Solo), jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di Jalan Yogyakarta Wates melalui, Toyan-Panjatan-Brosot-Srandakan-Pandak-Jalan Prangtritis-Ringroad Selatan. Sedangkan alternatif keempat adalah untuk memfasilitasi kepadatan di Jalan Yogyakarta-Wonosari Gunungkidul.
“Untuk arus ke Wonosari atau sebaliknya, kita siapkan jalur melalui Pleret-Imogiri-Playen-Wonosari. Ini jalurnya di sebelah selatan, relatif lebih sepi tetapi bisa menjadi pilihan ketika jalan Yogyakarta-Wonosari padat. Saat libur panjang seperti Lebaran daya tarik wisata di Wonosari termasuk pantai-pantai selatan Gunungkidul masih menjadi magnet wisatawan sehingga kemungkinan besar akan padat,” tambahnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved