Perbaikan Jalur Mudik di Sulsel Dikebut

Lina Herlina
20/6/2016 13:43
Perbaikan Jalur Mudik di Sulsel Dikebut
(Antara/Dewi Fajriani)

HINGGA Senin (20/6), perbaikan dan perawatan jalan di Trans Sulawesi, jelang arus mudik dan balik masih dilakukan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VI, terutama jalan nasional yang menjadi jalur utama transportasi.

Sekertaris Daerah Sulsel Abdul Latif mengatakan, pihaknya telah memberi target sebelum H-7 lebaran semua pengerjaan jalan baik yang dilakukan oleh BBPJN maupun Dinas Bina Marga harus selesai. Termasuk pembersihan material sisa pengerjaan harus rampung.

"Memang jalan utamanya menjadi tugas balai, sehingga mereka menjadi kunci perbaikan kondisi jalan sebelum Ramandan. Tahun ini arus balik
diperkirakan sudah ramai pada 1 Juli," ungkap Latif, Senin (20/6).

Dari hasil penelusuran di Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sulsel, setidaknya ada lima unit proyek pemeliharaan dan peningkatan jalan yang sementara dalam proses lelang oleh Bina Marga.

Salah satunya adalah peningkatan Jalan Ruas Pincara - Malimpung - Malaga-Kabere yang terbagi dua paket. Satu paket, bersumber dari dana dana alokasi khusus (DAK), nilai pagu anggarannya mencapai Rp19,2 miliar. Serta satu paket lainnya bersumber dari APBD Sulsel, senilai Rp8,46 milliar.

"Ruas jalan ini sangat penting keberadaannya, karena menjadi jalur alternatif bagi pemudik yang ingin menuju Enrekang dan Tana Toraja, melalui rute Pinrang. Ruas jalan lainnya yang mengalami pemeliharaan adalah Ruas Tanabatue-Sanrego-PalattaE-Bone, dengan nilai pagu
paket Rp5,27 milliar," lanjutnya.

Selain itu, juga dilakukan pemeliharaan Jalan Ruas Ujung Lamuru-Takkalalla, yang juga berada di Kabupaten Bone dengan pagu sebesar Rp4,6 milliar. "Untuk wilayah kota Makassar, ruas Jalan Dr Sam Ratulangi akan mendapat anggaran sebesar Rp6,49 milliar untuk pmeliharaan," tambahnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya