Cuaca Buruk Masih Selimuti Batam

Hendri Kremer
19/6/2016 15:27
Cuaca Buruk Masih Selimuti Batam
(ANTARA/Rony Muharrman)

STASIUN cuaca BMKG Hang Nadim Batam menyatakan jalur penerbangan dan pelayaran masih aman, walau angin dan awan hitam terus menyelimuti Batam beberapa waktu terakhir.

Kepala BMKG Batam, Philip Mustamu, mengatakan awan hitam tebal yang meyelimuti langit Batam membawa aliran listrik dan berbahaya. Namun dia enggan menjelaskan lebih jauh dan menyarankan yang berhak menyampaikan adalah Kominfo.

"Yang kami ketahui untuk awan comunimbus atau awan yang hitam tebal itu menyimpan listrik positif. Dia akan mencari awan dengan awan lebih sering awan dengan bumi," katanya, Minggu (19/6).

Untuk jumlah pembentukan awan pembawa listrik di langit Batam cukup tinggi. Menurut Philip hal ini dikarenakan uap air yang cukup serta sinar matahari yang berlimpah.

Diperkirakan hingga akhir Juni curah hujan serta kuantitas awan gelap akan hadir setiap harinya di Batam. Namun belum menjadi ancaman bagi jalur pelayaran dan penerbangan.

"Puncak musim hujan di Kepri ada dua kali. Pertama Mei hinggaJuni dan berikutnya Desember hingga Januari," ujarnya

Awan hitam di ruang udara Batam ini sementara sehingga tidak mengganggu penerbangan. Adapun naiknya intensitas petir itu mejadi hal biasa. Sedangkan tinggi gelombang di laut masih dalam status aman. Untuk kecepatan angin laut dari pantauan kita 10 sampai 20 knot.

Senada dengan BMKG, Koordinator Syahbandar Pelabuhan Telaga punggur, Erwin menyampaikan pelayaran kapal Ferry antar pulau masih normal dan berjalan lancar. Baik dari ataupun meninggalkan Batam.

"Kondisi jarak pandang masih normal. Hanya saja nahkoda kita sarankan, agar selalu menghidupkan alat navigasi," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya