TKI Tewas Akibat Tabrak Lari di Malaysia

Widjajadi
18/6/2016 20:00
TKI Tewas Akibat Tabrak Lari di Malaysia
(Ilustrasi)

KISAH pilu tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia masih terus terjadi. Kali ini menimpa Sri Maryani. Janda tiga anak yang merupakan pekerja lapangan golf di Malaysia itu tewas mengenaskan setelah menjadi korban tabrak lari saat hendak berangkat kerja.

Yang memprihatinkan, jenasah perempuan warga kampung Depok, kelurahan Manahan RT 01/04, Banjarsari, Solo itu masih tertahan di Malaysia, karena keluarga yang sudah diberitahu tidak memiliki uang untuk mengambil.

"Menurut teman yang memberi kabar, kakak saya ditabrak beberapa hari sebelum Ramadan dan meninggal beberapa hari lalu," kata Sriyono, adik almarhumah ketika dikonfirmasi Media Indonesia, Sabtu (18/6) di rumahnya, kawasan Pasar Depok, Manahan..

Dia mengatakan almarhumah yang sudah ditinggal mati suaminya beberapa tahun silam itu, bekerja sebagai cady, di lapangan golf di Malaysia sudah cukup lama.

Sebelum peristiwa tabrak lari, tidak pernah ada cerita yang mencemaskan tentang diri ibu tiga anak tersebut. Bahkan selama bekerja sebagai TKI di negeri jiran itu, Sri Maryanti pasti menyempatkan diri pulang setiap hendak Ramadan dan baru pergi lagi ke tempat kerja setelah Lebaran.

"Kami bingung harus minta tolong kepada siapa, karena kami tidak mampu menyediakan dana Rp15 juta yang menjadi persyaratan untuk mengambil jenasah kakak saya. Kami dari keluarga besar tidak memiliki uang sebanyak itu. Kami sudah mencoba meminta bantuan KBRI dan diminta untuk mengirimkan surat tidak mampu,berupa KTP, Kartu Keluarga dan keterangan dari Kelurahan.Tetapi sejauh ini belum ada penjelasan lebih lanjut, tidak ada kejelasan," ungkap Sriyono dengan nada pasrah. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya