Dishub DIY Minta PO Lakukan Pengecekan Kelaikan Secara Mandiri

Agus Utantoro
18/6/2016 18:22
Dishub DIY Minta PO Lakukan Pengecekan Kelaikan Secara Mandiri
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

DINAS Perhubungan Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta meminta manajemen PO (perusahaan otobus) melakukan pengecekan kelaikan bus secara mandiri sebelum dioperasikan untuk angkutan Lebaran 2016.

"Sebelum kami lakukan uji kelayakan, kami meminta pemilik bus memperhatikan dan melakukan pengecekan secara mandiri busnya untuk armada Lebaran 2016," kata Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Harry Agus Triono, Sabtu (18/6).

Sebagai upaya mewujudkan zero accident selama masa angkutan mudik Lebaran, katanya, Dishubkominfo DIY akan menyiapkan petugas untuk melakukan uji kelayakan bus dan sopir angkutan Lebaran 2016 pada H-10 Idul Fitri.

Uji kelayakan yang akan diselenggarakan bersama Dinas Kesehatan itu, kata dia, bertempat di Terminal Giwangan, Terminal Jombor (Kabupaten Sleman) dan Terminal Wonosari (Gunungkidul).

Dalam uji kelayakan tersebut, menurut Harry, akan dilakukan pemeriksaan izin trayek, kondisi kelengkapan armada, seperti klakson, rem, lampu, dan rem.

"Kami telah memberikan sosialiasi kepada perusahaan otobus (PO) dan meminta mereka menyiapkan sopir cadangan untuk setiap armada," katanya.

Harry berharap seperti arus mudik dan arus balik 2015, pada tahun ini juga tidak ada bus angkutan Lebaran yang mengalami kecelakaan.

Dishubkominfo DIY, menurut dia, telah menyiapkan 4.345 bus angkutan reguler dan cadangan guna mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran 2016.

Armada khusus Lebaran tersebut terdiri atas 3.529 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang tersebar di empat terminal serta 816 bus pariwisata atau bus cadangan.

Sementara itu, untuk angkutan khusus dalam kota selama Lebaran, kata Harry, Dishub DIY juga akan menyiapkan 1.796 angkutan yang terdiri atas 300 angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP), 200 angkutan travel, 1.025 taksi,dan 271 angkutan perkotaan.

Harry memprediksikan jumlah penumpang angkutan jalan (bus) selama arus mudik Lebaran 2016 akan mengalami penurunan 3% dibanding 2015, yakni dari 1.028.214 menjadi 999.714 orang. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya