Pangandaran kembali Gelar Festival Layang-Layang Internasional

17/6/2016 22:26
Pangandaran kembali Gelar Festival Layang-Layang Internasional
(ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

SALAH satu andalan wisata bahari Jawa Barat tidak lama lagi bakal menebar pesona. Persisnya di Pantai Pangandaran, selatan Jawa Barat berbatasan dengan Jawa Tengah. Daerah itu bakal mencatatkan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan festival layang-layang internasional pada 15-16 Juli mendatang.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku sangat berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang saat ini sangat serius dan peduli membantu pariwisata di daerah, termasuk Jawa Barat. Karena pada pelaksanaan even serupa tahun lalu saja mampu meningkatkan pendapatan daerah hingga 10%.

"Data tahun lalu saja dengan kunjungan wisatawan yang meningkat setiap tahunnya berdampak kepada peningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Pangandaran sendiri. Untuk tahun ini, PAD wisata Pangandaran mencapai Rp64 miliar, meningkat 10% daripada tahun sebelumnya. Salah satu even skala internasional yang turut meningkatkan PAD, ya Festival Layang-layang Internasional juga. Kami menyambut gembira even ini kembali dilaksanakan," kata pria yang akrab disapa Aher itu.

Perhelatan yang didukung oleh Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Raseno itu akan dilaksanakan di Lapangan Katapang Doyong, Kecamatan Pangandaran.

"Kami mendapatkan laporan bahwa rencananya peserta tidak hanya dari dalam negeri. Namun, peserta juga akan banyak dari luar negeri seperti Malaysia, Jepang, Thailand, dan Swedia," kata Raseno dalam keterangan tertulis, Jumat (17/6).

Sekretaris Panitia Pelaksana Rullyadi menambahkan, acara tersebut sudah menjadi agenda rutin tahunan di Pangandaran. "Jenis-jenis perlombanaan yang diselenggarakan adalah merakit layangan jenis bapangan, lomba layangan malam, lomba tarik ulur, lomba melukis layangan, lalu lomba layangan tradisional, lomba booth terbaik, dan lomba foto, dan masih banyak lagi," katanya. (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya