Menteri ESDM Resmikan Peluncuran Dexlite di Kalimantan

Syahrul Karim
16/6/2016 22:39
Menteri ESDM Resmikan Peluncuran Dexlite di Kalimantan
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

MENTERI Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said meresmikan penjualan produk bahan bakar diesel nonsubsidi terbaru dari PT Pertamina (Persero) dengan nama Dexlite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sepinggan pada Kamis (16/6) petang. Peluncuran itu sekaligus menandakan bahan bakar tersebut telah resmi dijual di seluruh wilayah Kalimantan.

Dexlite di Balikpapan dijual dengan harga Rp6.600 per liter, lebih murah jika dibandingkan dengan harga jual di Jakarta yakni Rp7.200 per liter. Harga itu terhitung lebih murah karena di Balikpapan terdapat kilang. Saat ini, terdapat 135 outlet Dexlite yang tersebar di Pulau Jawa, Medan, dan Balikpapan.

Sudirman mengatakan, produk-produk sebelumnya telah mengalami peningkatan. Dengan hadirnya Dexlite di Balikpapan diharapkan produk baru Pertamina tersebut juga akan terus meningkat.

"Pertalite sudah meningkat tiga kali lipat. Dex juga meningkat," ujar Sudirman di sela-sela acara peresmian.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan, Dexlite memiliki spesifikasi produk di antara solar dan Pertamina Dex dengan angka cetane (CN) 51 dan kandungan sulfur maksimal 1.200 ppm.

"Diharapkan produk Dexlite menjadi alternatif pilihan bagi para konsumen yang menginginkan bahan bakar lebih baik dari produk jenis solar dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Karakteristik produk Dexlite sangat cocok untuk kendaraan-kendaraan diesel modern seperti Toyota Kijang Innova diesel, Isuzu Phanter, dan kendaraan-kendaraan double cabin 4x4.

Diberitakan, saat ini Dexlite tersedia di 3 SPBU wilayah Balikpapan dan secara terus menerus outlet Dexlite akan ditambah untuk memudahkan konsumen memperoleh bahan bakar diesel berkualitas dengan harga terjangkau.

"Pasarnya 16% dari pasar solar non-PSO, dengan konsumsi 210 kiloliter/hari Nah, Dexlite sendiri merupakan varian baru bahan bakar diesel dengan kadar CN minimal 51 dan sulfur content maksimal 1.220 ppm," lanjut Bambang.

Dalam peresmian tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dan General Manager Pertamina Marketing Operation Region VI Moh Irfan. (SY/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya