Gubernur-DPRD Kalsel 'Rapat Gelap' Di Gedung Dewan

Denny S
16/6/2016 21:02
Gubernur-DPRD Kalsel 'Rapat Gelap' Di Gedung Dewan
(ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

EMOSI Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor tidak tertahan saat rapat paripurna DPRD Kalsel, Kamis (16/6). Kemarahan Gubernur tersulut padamnya listrik di Gedung DPRD Kalsel. Dalam rapat tersebut Sahbirin akan menyampaikan penjelasan atas tiga rancangan peraturan daerah (raperda) ke DPRD Kalsel.

Sesuai jadwal, rapat sedianya dimulau pukul 10.00 waktu setempat. Namun karena listrik padam agenda rapat menjadi molor. Parahnya lagi genset yang ada di gedung DPRD itu juga tidak bisa dioperasikan.

Sahbirin juga sempat melihat dan menanyakan langsung ke tempat genset dan menanyakan kondisi yang terjadi dengan beberapa petugas yang terlihat mengotak-atik pembangkit listrik tersebut.

Setelah diotak-atik, genset berhasil dihidupkan. Namun baru beberapa saat hidup, genset tersebut beberapa kali mati dan akhirnya tidak berfungsi.

Akibatnya, rapat dilanjutkan dalam kondisi gelap-gelapan. Setengah jam berlangsung dalam suasana gelap-gelapan, rapat akhirnya berlangsung 'normal' setelah PLN mendrop satu unit genset.

Dalam rapat paripurna itu Gubernur menjelaskan tentang arah RPJMD provinsi ini tahun 2016-2021. "Ada beberapa beberapa penghambat terhadap upaya percepatan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini," ungkap Gubernur.

Menurut dia, penghambat upaya percepatan kesejahteraan masyarakat Kalsel yaitu sumber daya manusia (SDM) yang belum berdaya saing, belum kuatnya struktur perekonomian daerah, serta pengelolaan lingkungan hidup belum maksimal.

Indentifikasi permasalahan pembangunan menurut Sahbirin, diperlukan sebagai acuan dalam perumusan kebijakan pembangunan lima tahunan. "Kebijakan-kebijakan pembangunan llma tahunan itu selanjutnya akan menghasilkan solusi berupa kebiajakan-kebijakan yang akan diambil dalam rangka menuntaskan permasalahan pembangunan tersebut sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud tahap demi tahap," tuturnya.
(OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya