Hujan Deras dan Petir Landa Bali

Arnoldus Dhae
16/6/2016 19:42
Hujan Deras dan Petir Landa Bali
(ANTARA)

PULAU Dewata Bali dilanda hujan deras disertai petir. Kondisi berlangsung hampir satu jam, Kamis (16/6). Bahkan, akibat hujan deras diserta petir tersebut, sempat terjadi pemadaman listrik di beberapa bagian Kota Denpasar secara serentak hingga hampir setengah jam.

Hujan deras dengan disertai petir tersebut sempat membuat warga Bali ketakutan dan kuatir. Kepala BMKG Wilayah III Denpasar Wayan Suardana menjelaskan petir terjadi pada pukul 17:39:40 WITA.

Dalam kurun waktu beberapa saat, terjadi peningkatan aktifitas petir yang signifikan hampir di seluruh wilayah Bali. "Kita berharap masyarakat waspada, terutama terhadap penggunaan alat-alat elektronik, di ruang terbuka dan sebagainya," ujarnya.

Sementara untuk hujan deras terjadi merata hampir di seluruh Bali. Hujan terjadi pada pukul 17.40 Wita hingga pukul 18.40 walau terjadi secara bergilir di beberapa titik namun sebarannya merata. Dalam pantauan BMKG, hujan terlihat di wilayah Karangasem, Abang, Manggis, Bebandem, Sidemen, Banjarangkan, Gianyar, Bangli, Susut, Tampaksiring, Ubud, Blahbatuh, Abiansemal, Mengwi, Marga, Kediri, Tabanan, Pecatu, dan sekitarnya.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl.20:40 WITA dan meluas ke wilayah Selat, Rendang, Tembuku, Dawan, Klungkung, Sukawati, Denpasar, Kuta Utara, Kuta, Tuban, Jimbaran, Ungasan, Nusa Dua, Nusa Penida, Kerambitan, Penebel, Baturiti, Petang, Payangan, Tegallalang, Pupuan, Selemadeg, Mendoyo, Negara, Sawan, Kubutambahan, Sukasada, Kintamani, Busungbiu, Pekutatan, dan sekitarnya. "Artinya hujan itu sebenarnya merata hampir di seluruh Bali," ujarnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Dewa Indera mengaku, sudah berkoordinasi dengan seluruh jajaran terkait agar selalu siap siaga saat hujan dan petir seperti sekarang ini.

"Kita sudah berkoordinasi dengan seluruh pos BPBD yang ada di seluruh Bali dari kabupaten semuanya. Semua harus siaga. Seluruh peralatan, armada siaga sekarang ini," ujarnya.

Ia mengaku, sebenarnya seluruh pihak terkait memang 24 jam siaga. Namun ketika berhadapan dengan kondisi seperti ini kesiapsiagaan agar lebih ditingkatkan lagi. Ia juga mengimbau agar warga menghindari untuk berada di bawah pohon, berada di ruang terbuka karena petir dan tidak perlu keluar rumah bila tidak ada kebutuhan yang mendesak. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya