Mahasiswa Unsoed Tolak Kenaikan Uang Kuliah Tunggal

Liliek Dharmawan
16/6/2016 19:31
Mahasiswa Unsoed Tolak Kenaikan Uang Kuliah Tunggal
(Istimewa)

DEMO penolakan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) hingga 100% di Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (16/6) diwarnai kericuhan. Akibatnya, kaca pintu pecah setelah aksi dorong antara mahasiswa dengan satpam kampus.

Dalam insiden tersebut, ada tiga satpam dan empat mahasiswa yang mengalami luka-luka terkena pecahan kaca. Aksi tersebut dimulai dengan membentangkan spanduk besar bertuliskan Tolak Kenaikan UKT dan Uang Pangkal Maba 2016. Mereka berjalan di sekitar kompleks kampus dan langsung menuju Rektorat Unsoed.

Menurut para mahasiswa, beban biaya kuliah yang ditanggung mereka semakin berat. Koordinator aksi Muhammad Ihsan menyatakan bahwa beban biaya mahasiswa semakin berat, karena UKT naik hingga 100% ditambah munculnya uang pangkal bagi mahasiswa baru 2016.

"Kondisi itu tidak dibarengi dengan pelayanan yang maksimal. Pengelolaan keuangan juga tidak transparan," katanya saat berorasi.

Para mahasiswa menuntut agar Rektor mencabut SK Rektor no 491/UN23/KM.02/2016 tentang Uang Pangkal bagi Mahasiswa Baru 2016. Mahasiswa menolak tegas kenaikan UKT serta pemberlauan sistem delapan level untuk pembayaran UKT.

Wakil Rektor Unsoed Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prihananto akhirnya menemui mahasiswa. Ia mengatakan kalau dirinya ditugaskan untuk menemui mahasiswa dan menampung aspirasi. Namun ia menyatakan tidak memiliki kapasitas untuk menjawab tuntutan mahasiswa. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya